BATAM — Lomba Berbalas Pantun yang digelar Polda Kepri di Mega Mall Batam Centre berlangsung meriah pada Minggu (21/6/2026). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, Irwasda Polda Kepri, serta jajaran Pejabat Utama Polda Kepri. Turut hadir Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Dato Wira Setia Utama Yang Mulia H., unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dewan juri, dan para peserta lomba.
Polda Kepri sengaja mengangkat seni berbalas pantun sebagai salah satu agenda utama perayaan HUT Bhayangkara. Tradisi lisan ini telah lama menjadi identitas masyarakat Melayu di Kepulauan Riau.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polri dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Seni tradisi yang dilombakan dinilai efektif sebagai media komunikasi yang dekat dengan warga.
Kehadiran Wakapolda Kepri dan jajaran pejabat utama Polda Kepri dalam lomba ini menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap pelestarian budaya lokal. Para peserta dari berbagai kalangan tampak antusias menunjukkan kemampuan merangkai pantun secara spontan.
Lomba berlangsung di pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi warga Batam. Pemilihan lokasi ini bertujuan agar masyarakat luas dapat menyaksikan langsung dan ikut merasakan kemeriahan perayaan Hari Bhayangkara ke-80.
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Dato Wira Setia Utama Yang Mulia H. turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran tokoh adat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi antara kepolisian, pemangku adat, dan unsur pemerintahan dalam menjaga budaya Melayu.
Lomba Berbalas Pantun ini menjadi salah satu dari serangkaian kegiatan yang digelar Polda Kepri menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus digelar secara rutin untuk melestarikan tradisi sekaligus mendekatkan Polri dengan masyarakat Kepri.