Mahardhika Jodie Rilis Single Be Myself, Curhatan Pribadi soal Mandiri

Penulis: Ridwan Azhari  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:52:31 WIB
Penyanyi pendatang baru Mahardhika Jodie merilis single perdana berjudul Be Myself.

KEPULAUAN RIAU — Penyanyi pendatang baru Mahardhika Jodie merilis single perdana berjudul Be Myself, lagu pop dan R&B tentang perjuangan hidup mandiri dan menjadi diri sendiri. Lagu ini lahir dari kebiasaan Jodie menulis curhatan pribadi di buku dan catatan ponsel, lalu diolah menjadi karya yang ia harap mewakili perasaan banyak orang. Proses penulisan liriknya memakan waktu tiga hingga empat bulan, sementara produksinya selesai dalam sekitar sembilan hari.

Mahardhika Jodie memperkenalkan Be Myself sebagai single yang ia tulis sendiri berdasarkan pengalaman dan perasaan yang selama ini hanya tersimpan dalam catatan pribadi. Ia mengaku tidak terbiasa mencurahkan isi hati langsung ke orang lain.

"Aku emang dari dulu suka banget curhat, tapi nggak ke orang. Aku nulis di buku, di HP, atau di notes. Terus akhirnya aku memutuskan, kayaknya tulisanku juga oke deh kalau dibikin lagu," kata Jodie saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin.

Tema Lagu dan Proses Kreatif

Be Myself bercerita tentang seseorang yang kebingungan membayangkan hidup tanpa bantuan orang lain, lalu perlahan menemukan cara untuk berdiri di atas kaki sendiri. Jodie menyebut tema itu dekat dengan fase yang ia jalani belakangan ini.

"Lagu ini menceritakan tentang bagaimana seseorang kebingungan, gimana sih bisa hidup tanpa orang lain? Dan akhirnya mendapatkan jalannya untuk bisa berdiri di kaki sendiri," tuturnya.

Untuk lirik, Jodie awalnya ingin menyanyikan lagu ini sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Setelah berdiskusi dengan produser, ia memilih memadukan bahasa Indonesia dan Inggris agar lebih dekat dengan pendengar lokal tanpa kehilangan kesan kekinian.

Belajar Vokal Tiga Bulan dengan Bertha

Sebelum merilis Be Myself, Jodie menjalani latihan vokal bersama Bertha selama tiga bulan. Ia sempat gugup karena bayangan tentang pelatih vokal yang keras, tetapi penilaiannya berubah setelah pertemuan pertama.

"Awalnya deg-degan. Aku juga lihat TV, kayaknya galak banget kata orang-orang. Cuma pas aku ketemu, ternyata Miss Bertha itu orang yang baik, ramah, dan juga berpendirian keras," ujarnya.

Dari sesi latihan itu, Jodie belajar bahwa kemampuan vokal saja tidak cukup. Karakter dan emosi yang tersampaikan ke pendengar dinilai sama pentingnya.

"Aku lebih baik digalakin tapi jadi, dibanding dilembut-lembutin tapi gagal," katanya.

Referensi Musik dan Sikap soal Persaingan

Dari sisi musikalitas, Jodie menyebut Mahalini dan Afgan sebagai penyanyi yang menginspirasinya, selain sejumlah musisi mancanegara. Pengaruh itu ia padukan dengan warna pop dan R&B yang menjadi dasar Be Myself.

Soal persaingan di industri musik, Jodie menegaskan tidak ingin terjebak dalam kompetisi. Ia memilih berkarya karena kecintaan pada musik dan keinginan menghibur banyak orang.

"Yang pasti adalah tetap jadi diri aku sendiri. Aku bertujuan kalau nyanyi dan berkarya itu untuk menghibur. Aku tidak mau menjadi seseorang yang bersaing," tegasnya.

Rencana Setelah Single Perdana

Setelah Be Myself, Jodie menyiapkan tiga hingga empat single lagi sebelum akhirnya meluncurkan mini album. Ia berharap lagu ini bisa menyentuh hati pendengar dan ramai dibagikan di media sosial.

Keinginan menjadi penyanyi muncul sejak ia duduk di bangku SMP. Jodie bersyukur impian itu akhirnya mulai terwujud lewat jalur musik profesional.

"Aku emang sebenarnya udah pengin jadi penyanyi dari SMP. Cuma alhamdulillah baru kesampaian sekarang," pungkasnya.

Langkah Jodie menambah deretan pendatang baru yang mencoba peruntungan di pasar pop dan R&B Indonesia, segmen yang dalam beberapa tahun terakhir cukup ramai menerima karya solois muda.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: hot.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top