TANJUNGPINANG — Polresta Tanjungpinang mencatat rekor baru dalam program kurban tahun ini. Sebanyak 21 ekor hewan kurban—terdiri dari 14 sapi dan tujuh kambing—didistribusikan ke masyarakat pada Selasa (26/5). Angka ini melampaui tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2025 Polresta hanya menyalurkan enam ekor.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Polisi Indra Ranu Dikarta menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada perwakilan penerima. Ia menyebut pengadaan berasal dari partisipasi seluruh jajaran yang berniat beribadah kurban.
Distribusi hewan kurban menyasar masjid, pondok pesantren, organisasi mahasiswa, jurnalis, dan masyarakat di Pulau Penyengat. Pemotongan dijadwalkan usai salat Idul Adha, Rabu (27/5).
Indra menegaskan penerima diprioritaskan bagi warga kurang mampu atau yang jarang membeli daging. "Apalagi sekarang harga daging segar tengah naik," ujarnya di Tanjungpinang.
Kebijakan ini menjadi respons atas lonjakan harga daging sapi di pasaran yang membebani daya beli masyarakat. Dengan kurban, warga bisa menikmati protein hewani tanpa biaya.
Kapolresta menyebut bantuan ini sebagai wujud kepedulian sosial kepolisian. "Semoga ini membawa berkah bagi jajaran Polresta Tanjungpinang, dan tentunya penerima manfaat," kata Indra.
Ia juga mendoakan para pemberi kurban mendapat ganjaran pahala berlipat dari Allah SWT. Program ini diharapkan rutin berlanjut setiap tahun dengan jumlah hewan yang terus meningkat.
Distribusi daging kurban akan dilakukan oleh panitia masing-masing lokasi pemotongan, dengan prioritas warga sekitar yang membutuhkan.