Harga BBM Pertamina Per 1 Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik

Penulis: Muzakir Salim  •  Senin, 01 Juni 2026 | 15:10:41 WIB
Penyesuaian harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026 berlaku di seluruh SPBU Indonesia.

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan harga bahan bakar minyak (BBM) baru di seluruh SPBU per 1 Juni 2026. Perubahan ini menghadirkan skema harga yang berbeda: harga BBM subsidi tidak berubah, sementara BBM nonsubsidi mengalami pergerakan dengan penurunan pada jenis diesel dan kenaikan pada satu varian Pertamax.

Bagi pengguna kendaraan berbahan bakar subsidi, tidak ada perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp 10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini memastikan daya beli masyarakat pengguna transportasi umum dan kendaraan pribadi kelas bawah tetap terjaga di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

BBM Nonsubsidi: Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik

Pada segmen BBM nonsubsidi, perubahan harga justru terjadi di dua arah. Dexlite dan Pertamina Dex—dua jenis bahan bakar diesel berkualitas tinggi—mengalami penurunan harga yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini menjadi kabar baik bagi pengguna kendaraan diesel niaga dan kendaraan pribadi yang membutuhkan performa mesin optimal.

Namun, di sisi lain, harga Pertamax Turbo justru mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Kenaikan ini mempengaruhi segmen pengguna kendaraan bensin berperforma tinggi yang biasa menggunakan BBM oktan 98 tersebut.

Mengapa Harga BBM Subsidi Tidak Berubah?

Keputusan Pertamina untuk tidak mengubah harga BBM subsidi menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas harga energi bagi masyarakat. Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan pemerintah untuk tidak membebani masyarakat kecil di tengah tekanan ekonomi global. Pertalite dan Biosolar tetap menjadi andalan bagi jutaan pengguna kendaraan roda dua dan transportasi umum di Indonesia.

Langkah ini berbeda dengan tren di negara lain yang kerap menaikkan harga BBM subsidi saat harga minyak mentah dunia naik. Pertamina memilih untuk menyerap sebagian beban kenaikan melalui mekanisme subsidi yang sudah dianggarkan.

Apa Dampaknya bagi Konsumen?

Bagi pengguna BBM nonsubsidi, penurunan harga Dexlite dan Pertamina Dex memberikan kelegaan. Sektor logistik dan transportasi barang yang mengandalkan solar berkualitas tinggi bisa menikmati efisiensi biaya operasional. Sementara itu, pengguna Pertamax Turbo harus bersiap dengan harga yang lebih mahal di SPBU.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk mengecek harga terbaru di SPBU masing-masing wilayah karena harga BBM nonsubsidi bisa berbeda antar daerah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh biaya distribusi dan pajak daerah yang berlaku.

Penyesuaian harga BBM per 1 Juni 2026 ini menjadi perhatian publik, terutama bagi mereka yang menggantungkan mobilitas sehari-hari pada bahan bakar Pertamina. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam memilih jenis BBM sesuai kebutuhan kendaraan dan anggaran.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: video.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top