BATAM — Politisi dari daerah pemilihan Kepulauan Riau itu tidak menyia-nyiakan kesempatan di tengah agenda peresmian fasilitas industri migas. Cen Sui Lan secara khusus mendekati Menteri Suharso Monoarfa untuk membahas persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat di Natuna, yakni minimnya akses transportasi laut dan udara.
Cen Sui Lan menekankan bahwa Natuna memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dan kaya akan sumber daya alam. Namun, tanpa konektivitas yang memadai, potensi tersebut sulit dikembangkan dan berdampak langsung pada harga logistik yang tinggi bagi warga.
"Saya sampaikan langsung ke Pak Menteri bahwa Natuna perlu perhatian khusus dalam RPJMN. Bukan hanya soal jalan, tapi juga pelabuhan dan bandara yang memadai," ujar Cen Sui Lan dalam keterangannya usai acara.
Peresmian gedung baru McDermott, perusahaan fabrikasi lepas pantai, di Batam menjadi ajang yang tidak biasa untuk lobi kebijakan daerah. Cen Sui Lan mengaku sengaja memanfaatkan kehadiran para menteri dan pejabat pusat yang hadir dalam undangan perusahaan tersebut.
Menurutnya, menyampaikan aspirasi di forum seperti ini lebih efektif karena bisa bertatap muka langsung tanpa prosedur birokrasi yang panjang. "Ini soal keberpihakan. Saya tidak mau hanya bicara di gedung DPR, tapi harus sampai ke tangan perencana," tambahnya.
Menteri Suharso Monoarfa disebut Cen Sui Lan menyambut baik masukan tersebut dan berjanji akan meninjau usulan pembangunan infrastruktur di Natuna dalam dokumen perencanaan nasional. Meski belum ada keputusan konkret, langkah ini dinilai sebagai pintu masuk bagi Natuna untuk mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar.
Pertemuan di sela-sela acara perusahaan ini menjadi contoh bagaimana politisi daerah memanfaatkan setiap celah untuk memperjuangkan kepentingan konstituennya di tingkat pusat.