Pemkot Batam Dukung Usulan Bebas Visa 8 Negara dan PR Singapura, Target Dongkrak 80 Persen Wisman Kepri

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 16:05:01 WIB
Pemkot Batam mendukung usulan bebas visa bagi wisatawan dari delapan negara untuk meningkatkan kunjungan wisata.

BATAM — Dukungan itu disampaikan menyusul usulan Kementerian Pariwisata yang tengah membahas pemberian fasilitas BVK bagi wisatawan dari Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, India, Belarus, Kazakhstan, dan Makau. Selain itu, pemerintah juga mengusulkan perluasan fasilitas bagi pemegang PR Singapura.

Menurut Ardiwinata, usulan tersebut sangat relevan dengan kondisi pasar wisata Batam saat ini. Wisatawan dari Singapura dan Malaysia masih mendominasi, disusul oleh India. “PR Singapura ke Batam juga kebijakan yang sangat baik karena wisatawan terbanyak kita berasal dari Singapura, kemudian Malaysia dan India,” ujarnya di Batam, Jumat.

Usulan Sebelumnya: India, Jepang, Korea Selatan, dan China

Ardiwinata mengungkapkan, usulan serupa sebenarnya telah lama disuarakan oleh para pemangku kepentingan pariwisata di Batam. “Pemkot Batam bersama asosiasi pariwisata sebelumnya telah mengusulkan pemberian bebas visa bagi wisatawan dari India, Jepang, Korea Selatan dan China untuk memperkuat daya tarik destinasi wisata di Batam,” kata dia.

Sebelum pandemi COVID-19, negara-negara tersebut menikmati fasilitas bebas visa sehingga kunjungan wisman relatif lebih tinggi. Namun, setelah kebijakan visa diberlakukan kembali, pertumbuhan kunjungan dinilai belum optimal.

Dampak: Kemudahan Perjalanan Dorong Peningkatan 10-15 Persen

Kepala Disbudpar menekankan bahwa pariwisata adalah industri yang mengedepankan kemudahan dan kenyamanan. “Kalau wisatawan harus mengurus visa atau membayar biaya tambahan, tentu ada pertimbangan untuk berlibur ke sana. Dengan adanya kebijakan bebas visa, perjalanan wisata menjadi lebih mudah dan menyenangkan,” katanya.

Tahun ini, tren kunjungan wisman ke Batam tercatat meningkat sekitar 10 hingga 15 persen dibanding tahun lalu. Ardiwinata berharap kebijakan bebas visa dapat segera terealisasi setelah proses pembahasan di tingkat kementerian koordinator terkait rampung.

Kesiapan Batam: Hotel, Golf, hingga Wisata Religi

Ardiwinata menilai Batam saat ini memiliki kesiapan yang cukup untuk menerima peningkatan kunjungan wisatawan asing. Ia mencontohkan, wisatawan Malaysia banyak datang untuk berbelanja, berkunjung ke situs religi seperti Masjid Agung Raja Hamidah dan Vihara Maitreya, menikmati layanan kebugaran dan pijat, serta bermain golf.

“Hotel, restoran, tempat hiburan, wisata religi, hingga event olahraga di Batam sudah semakin baik dan berstandar internasional,” ujarnya.

Fakta Singkat:

  • Batam menyumbang 80 persen kunjungan wisman ke Provinsi Kepri.
  • Delapan negara diusulkan mendapat BVK: Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, India, Belarus, Kazakhstan, dan Makau.
  • Usulan juga mencakup perluasan fasilitas bagi pemegang PR Singapura.
  • Tren kunjungan wisman ke Batam tahun ini naik 10-15 persen dibanding tahun lalu.
Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top