NATUNA — Sebanyak 58 keluarga di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, akhirnya mendapatkan jatah beras bantuan pemerintah daerah setelah sebelumnya terlewat dari program bansos. Bupati Natuna Cen Sui Lan menyerahkan langsung bantuan itu di Kantor Kecamatan Bunguran Utara pada Sabtu (22/3).
Setiap keluarga penerima memperoleh 10 kilogram beras kualitas medium yang diambil dari Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPD). Bupati Cen Sui Lan menyebut bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan kebutuhan pokok.
“Beras ini bantuan pemerintah daerah untuk bapak dan ibu, semoga bermanfaat,” kata Cen Sui Lan saat menyerahkan bantuan.
Dari total 78 keluarga yang terdata dalam DTSEN di kecamatan tersebut, baru 58 keluarga yang menerima bantuan pada tahap ini. Artinya, masih ada 20 keluarga lain yang belum kebagian. Pemkab Natuna belum merinci kapan sisa penerima akan mendapat jatah serupa.
Bupati menegaskan bahwa sasaran program ini adalah warga desil 1 dan 2, yakni kelompok paling bawah dalam skala kesejahteraan nasional. Data tersebut merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang menjadi acuan pemerintah pusat dan daerah dalam menyalurkan bansos.
Cen Sui Lan menambahkan, pemerintah kabupaten tidak bekerja sendiri. Pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebelumnya telah mengirimkan bantuan beras dan minyak goreng ke Natuna. Bantuan itu sudah disalurkan beberapa waktu lalu kepada warga yang membutuhkan.
“Dari pemerintah pusat, selain dapat beras, juga ada minyak goreng, dan beberapa waktu lalu juga sudah diserahkan,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan dari dua level pemerintahan ini, diharapkan warga bisa mengalihkan sisa pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan penting lain, seperti pendidikan dan kesehatan.