Presiden Prabowo Terima Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Negara Senin Besok

Penulis: Fadhli Usman  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 16:29:01 WIB
Presiden Prabowo akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Negara, Senin 15 Juni 2026.

KEPULAUAN RIAU — Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, mengumumkan secara resmi rencana kunjungan tersebut pada Minggu (14/6/2026). Ia menyatakan pesan utama dari agenda kenegaraan ini sangat jelas: Jerman ingin mempertegas posisinya sebagai mitra strategis Indonesia.

Pesan Duta Besar Jerman: Mitra Andal di Berbagai Sektor

"Kami ingin mengumumkan bahwa Presiden Republik Federal Jerman, Frank Walter Steinmeier akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Senin, 15 Juni. Pesan utama dari kunjungan ini jelas. Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia," ujar Beste dalam keterangan resminya.

Dalam pernyataan yang sama, Beste menyoroti sejumlah keunggulan Jerman. Negeri tersebut disebut memiliki kekuatan ekonomi terbesar ketiga di dunia, sistem hukum yang terpercaya, serta investasi di bidang infrastruktur, energi bersih, digitalisasi, dan pertahanan.

Pertemuan Puncak di Istana Negara

Pertemuan antara Prabowo dan Steinmeier akan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana mengenai agenda spesifik yang akan dibahas kedua kepala negara.

Kunjungan Presiden Federal Jerman ini terjadi di tengah dinamika hubungan bilateral yang telah berlangsung lama. Indonesia dan Jerman memiliki sejarah kerja sama di berbagai sektor, meskipun bahan berita tidak menyebutkan detail perjanjian atau kesepakatan baru yang akan ditandatangani.

Konfirmasi dari Pihak Kedutaan

Pernyataan Duta Besar Beste menjadi satu-satunya sumber resmi yang mengonfirmasi agenda pertemuan tersebut. Ia menekankan bahwa kunjungan ini merupakan penegasan komitmen Jerman terhadap kemitraan dengan Indonesia.

Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai durasi kunjungan atau agenda lain yang mungkin dijalani Steinmeier selama berada di Indonesia. Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak protokol Istana Kepresidenan.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: nasional.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top