BATAM — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara resmi mengoperasikan satu unit SPKLU ultra fast charging anyar di Batam. Langkah ini menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik di kota industri tersebut yang mengeluhkan waktu pengisian daya yang lama.
SPKLU terbaru ini memiliki daya 150 kilowatt (kW) per port. Dengan spesifikasi tersebut, mobil listrik tipe baterai 40-50 kWh bisa terisi penuh hanya dalam waktu kurang dari satu jam.
Unit SPKLU ultra fast charging tersebut ditempatkan di Kantor PLN Batam, Jalan Engku Putri. Lokasi ini strategis karena berada di pusat kota dan mudah diakses pengguna kendaraan listrik dari berbagai arah.
Sebelumnya, SPKLU reguler di Batam membutuhkan waktu 4-6 jam untuk pengisian penuh. Dengan teknologi ultra fast charging, waktu pengisian terpangkas hingga 85 persen.
PLN Batam mencatat total SPKLU yang beroperasi di Batam kini mencapai 5 unit. Rinciannya, tiga unit SPKLU tipe reguler dan dua unit tipe ultra fast charging.
Penambahan ini sejalan dengan tren adopsi kendaraan listrik di Kepulauan Riau yang terus meningkat. Data dari PLN Batam menunjukkan jumlah pengguna kendaraan listrik di Batam bertambah setiap bulannya, terutama di segmen mobil penumpang dan taksi online.
Pengguna mobil listrik di Batam tak perlu lagi khawatir kehabisan baterai di tengah perjalanan. SPKLU ultra fast charging memungkinkan pengisian daya cepat saat istirahat makan siang atau saat berbelanja di pusat perbelanjaan terdekat.
PLN Batam juga tengah mengkaji penambahan SPKLU di titik-titik keramaian lain seperti mal dan kawasan industri Batamindo. Rencana ini diharapkan rampung pada semester kedua tahun ini.
PLN Batam menyebut investasi untuk satu unit SPKLU ultra fast charging mencapai miliaran rupiah. Namun, perusahaan menilai investasi ini sebanding dengan potensi pertumbuhan kendaraan listrik di Batam yang didukung oleh kawasan bebas bea masuk dan industri manufaktur elektronik.