Pemkot Batam Raih Penghargaan Mendagri untuk Program 3 Juta Rumah, Wali Kota Sebut Jadi Pemicu Percepatan Hunian Layak

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:13:01 WIB
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan dari Mendagri atas keberhasilan program 3 juta rumah.

BATAM — Penghargaan ini bukan sekadar piagam seremoni. Bagi Tito Karnavian, apresiasi yang diberikan kepada 8 daerah di Pulau Sumatera ini adalah mekanisme untuk memacu kepala daerah terus berinovasi dan menunjukkan kinerja nyata kepada publik.

“Acara ini di samping dapat memberikan motivasi kepada daerah, juga memberikan reward kepada daerah yang berprestasi,” ujar Tito dalam sambutannya, Rabu malam.

Menurutnya, ajang seperti ini penting untuk menepis anggapan bahwa birokrasi hanya berjalan di tempat. “Dengan acara seperti ini kita menunjukkan bahwa banyak daerah yang baik dan berprestasi,” tegasnya.

Bukan Sekadar Tempat Tinggal, tapi Kualitas Hidup Masyarakat

Bagi Amsakar Achmad, penghargaan ini memiliki makna lebih dalam dari sekadar pengakuan administratif. Ia menilai pembangunan hunian adalah fondasi untuk membangun kualitas kehidupan dan masa depan Batam yang lebih baik.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus bekerja,” kata Amsakar.

Ia memastikan, ke depan Pemkot Batam akan memperkuat kolaborasi dengan pengembang, perbankan, dan masyarakat untuk mempercepat realisasi program. Targetnya jelas: memastikan setiap warga memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau.

Daftar Lengkap Penerima Anugerah dari Mendagri

Batam tidak sendiri dalam menerima penghargaan ini. Untuk kategori tingkat kota, apresiasi serupa juga diberikan kepada Kota Bandar Lampung dan Kota Pekanbaru.

Sementara itu, di tingkat kabupaten, penghargaan diraih oleh Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Way Kanan. Untuk tingkat provinsi, apresiasi diberikan kepada Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Jambi.

Momentum Perbaikan Berkelanjutan

Amsakar menegaskan bahwa penghargaan ini akan dijadikan momentum untuk evaluasi diri. Ia tidak ingin prestasi membuat pemerintah berpuas diri.

“Apa yang sudah baik harus dipertahankan dan yang masih kurang harus kita perbaiki,” ujarnya.

Dengan adanya pengakuan dari pemerintah pusat ini, Pemkot Batam diharapkan semakin serius mengejar target pembangunan rumah, baik untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun kebutuhan hunian bagi pekerja di kawasan industri. Langkah ini dinilai krusial mengingat laju pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Batam yang terus meningkat setiap tahunnya.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: kepripedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top