Telkom Yakin Bisnis Enterprise Tumbuh 30 Persen, Andalkan AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Pendapatan

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:40:01 WIB
Direktur Telkom menyampaikan paparan strategi pengembangan bisnis enterprise dalam diskusi bersama Danantara di Batam.

BATAM — Telkom tidak hanya bertumpu pada bisnis konsumen. Perusahaan pelat merah itu kini menggarap serius segmen enterprise yang dinilai memiliki ruang tumbuh besar di tengah gelombang adopsi kecerdasan buatan (AI) dan kebutuhan keamanan siber nasional.

Veranita menyebut, kontribusi bisnis enterprise yang saat ini baru sekitar 11 persen masih jauh dari potensi. Pada sejumlah perusahaan telekomunikasi global, segmen ini mampu menyumbang 20–30 persen atau lebih dari total pendapatan.

“Kami optimistis Telkom Enterprise memiliki potensi untuk tumbuh lebih kuat, meningkatkan profitabilitas, sekaligus menjadi salah satu motor pertumbuhan Telkom ke depan,” ujarnya dalam diskusi strategis bersama Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Dony Oskaria, dan Managing Director Business-2 Danantara, Setyanto Hantoro.

Modal Besar Telkom di Tengah Kebutuhan AI dan Data Sovereignty

Veranita menegaskan Indonesia membutuhkan kapabilitas digital nasional yang kuat untuk menjawab tantangan AI, keamanan siber, hingga kedaulatan data dan AI sovereignty. Telkom siap mengambil peran strategis itu melalui penguatan konektivitas dan solusi digital terintegrasi.

“Berbagai solusi digital membutuhkan konektivitas yang tangguh, aman, dan berkapasitas tinggi agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Kebutuhan teknologi seperti AI, cloud, data center, managed services, Internet of Things (IoT), hingga keamanan siber menjadi pendorong utama permintaan layanan dari pelanggan korporasi.

Restrukturisasi Organisasi dan Sinergi dengan Danantara

Untuk menangkap peluang tersebut, Telkom Enterprise melakukan restrukturisasi organisasi, penguatan tata kelola, serta penyederhanaan proses bisnis agar lebih efektif dan efisien. Penataan ini merupakan bagian dari strategi transformasi TLKM 30 sekaligus sinergi Telkom bersama Danantara dalam memperkuat kapabilitas digital nasional.

Langkah penyederhanaan proses bisnis dimulai dari internal perusahaan dengan memanfaatkan teknologi digital. Tujuannya, meningkatkan efisiensi, mempercepat layanan pelanggan, sekaligus membuka peluang bisnis baru yang lebih adaptif.

Fondasi Solusi Digital End-to-End

Ke depan, Telkom akan memperkuat integrasi konektivitas, infrastruktur digital, data center, cloud, dan layanan keamanan siber. Integrasi ini menjadi fondasi pengembangan solusi digital end-to-end bagi pelanggan B2B.

Upaya tersebut diharapkan menjadikan bisnis enterprise sebagai sumber pertumbuhan baru Telkom sekaligus mendukung percepatan transformasi digital dan penguatan kedaulatan digital Indonesia.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top