Peringatan Maulid di Lingga, YPKL dan MTs Aqidatunnajin Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dengan Meneladani Rasulullah

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:16:01 WIB
Ratusan peserta didik, guru, dan orang tua memadati Aula Kantor Bupati Lingga untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 H.

LINGGA — Ratusan peserta didik, majelis guru, dan orang tua/wali murid memadati Aula Kantor Bupati Lingga pada Sabtu (29/8/2026). Mereka mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 H yang digelar YPKL bersama keluarga besar MTs Aqidatunnajin Daik. Tema yang diangkat tahun ini relevan dengan perkembangan zaman: bijak bermedia sosial dengan meneladani Rasulullah.

Rangkaian acara diawali tilawah dan sari tilawah Al-Qur'an, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan Shalawat Busyro. Panitia juga menayangkan video profil MTs Aqidatunnajin yang memuat berbagai kegiatan dan perkembangan madrasah.

Penghargaan untuk Guru dan Siswa Berprestasi

Setelah sambutan Ketua YPKL dan Pembina YPKL, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada guru dan peserta didik berprestasi. Momen ini menjadi penyemangat tersendiri bagi warga madrasah, sekaligus bukti komitmen YPKL dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Ketua YPKL, Muhammad Amin, S.H.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang hadir. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara majelis guru dan orang tua agar semakin kompak membangun gagasan untuk kemajuan pendidikan di MTs Aqidatunnajin.

Guru dan Siswa Dikirim ke Olimpiade Bahasa Arab di Batam

Di sela-sela sambutannya, Muhammad Amin mengungkapkan bahwa YPKL terus berbenah. Salah satu wujud nyatanya, pada hari yang sama pihaknya mengirimkan guru dan peserta didik untuk mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA) di Batam.

"Kami terus berbenah dan memperbaiki kualitas pendidikan di MTs Aqidatunnajin. Salah satunya, pada hari ini kami juga mengirimkan guru dan peserta didik untuk mengikuti Olimpiade Bahasa Arab atau OBA di Batam," tambahnya.

"Knowledge is Power": Pesan Pembina YPKL untuk Generasi Penerus

Pembina YPKL, Haji Raja Ruslan, menekankan pentingnya kerja sama antara guru, orang tua, dan peserta didik. Ia mengingatkan bahwa anak-anak didik hari ini adalah calon pemimpin negeri beberapa tahun ke depan.

"Pendidikan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan, kita memiliki kemampuan dan pengetahuan. Knowledge is power, yang berarti pengetahuan adalah kekuatan," ungkapnya di hadapan para tamu undangan.

Raja Ruslan juga berpesan kepada peserta didik agar senantiasa menghormati orang tua dan guru. Ia mengibaratkan guru sebagai lilin yang menerangi anak didiknya dengan jiwa ikhlas. "Guru akan bangga melihat muridnya memiliki sikap sopan dan jujur, serta merasa bahagia ketika muridnya berhasil. Hormatilah orang tua dan guru serta jangan pernah melupakan jasa guru," pesannya.

Ia menutup sambutannya dengan nasihat agar para pelajar memiliki pandangan luas terhadap kehidupan dunia, tetap mengingat akhirat, dan senantiasa menyadari tanggung jawabnya sebagai pelajar. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan Berzanji, ceramah agama, dan doa bersama.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: bursakota.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top