BINTAN — Bupati Bintan Roby Kurniawan resmi membuka Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) IV Tingkat Madya dan Wira se-Kabupaten Bintan di Pantai Dugong, Jumat (4/9). Sebanyak 190 peserta dari berbagai sekolah di kabupaten tersebut akan mengikuti serangkaian kegiatan selama beberapa hari ke depan.
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar ajang berkumpul dan berlomba. Jumbara menjadi ruang pembentukan karakter bagi pelajar di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman.
Dalam arahannya, Roby Kurniawan menekankan bahwa kepalangmerahan mengajarkan lebih dari sekadar teknik pertolongan pertama atau kesiapsiagaan bencana. Menurut dia, nilai inti yang ditanamkan adalah kepekaan sosial dan keberanian untuk bertindak.
"Kepalangmerahan adalah panggilan kemanusiaan yang menumbuhkan empati, keberanian untuk menolong, dan keikhlasan dalam berbuat baik," ujar Roby dalam sambutannya yang dibacakan pada pembukaan kegiatan.
Bupati juga mengapresiasi kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan yang dinilai konsisten membina kader-kader relawan masa depan. PMI disebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam menanamkan nilai kerelawanan di tengah masyarakat.
Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, mengingatkan para peserta bahwa Jumbara memiliki tiga prinsip utama. Prinsip tersebut adalah Jumpa untuk mempererat silaturahmi, Bakti sebagai wujud kontribusi sosial, dan Gembira yang menekankan proses belajar dengan antusias.
Hafizha menegaskan bahwa kemenangan dalam perlombaan bukanlah tujuan akhir. Ia berharap persahabatan dan pengalaman selama kegiatan berlangsung menjadi bekal berharga bagi para pelajar.
"Persahabatan, pengalaman, dan jiwa kemanusiaan yang dibangun selama kegiatan justru menjadi nilai penting yang diharapkan terus melekat pada diri peserta," kata Hafizha.
Pelaksanaan Jumbara PMR IV ini mendapat dukungan dari berbagai instansi. Sekretariat Daerah Pemkab Bintan, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, hingga BPBD Kabupaten Bintan turut terlibat dalam penyelenggaraan.
Para camat pendamping kontingen serta Tagana Kabupaten Bintan juga disebutkan berpartisipasi mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat jejaring PMR antarsekolah di Bintan.
Melalui kegiatan ini, PMI Bintan menargetkan lahirnya kader-kader muda yang siap mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional pun ditanamkan dalam setiap aktivitas peserta.