Bulog Natuna Jamin Mutu Beras Bantuan Pangan untuk 9.054 Penerima, Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga

Penulis: Muzakir Salim  •  Minggu, 13 September 2026 | 11:47:01 WIB
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kualitas beras bantuan pangan.

Perum Bulog Cabang Kabupaten Natuna memastikan beras bantuan pangan yang disalurkan kepada 9.054 penerima bantuan pangan (PBP) aman dan layak dikonsumsi setelah melewati pemeriksaan kualitas berlapis. Setiap PBP menerima 30 kilogram beras medium yang harus memenuhi standar mutu Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pemeriksaan dilakukan sejak beras diterima dari daerah sentra pengadaan hingga tiba di gudang Bulog Natuna.

NATUNA — Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti setiap laporan atau keluhan masyarakat soal kualitas beras bantuan pangan. Laporan bisa disampaikan melalui petugas kelurahan, desa, atau langsung ke tim Bulog.

"Silakan dilaporkan kepada petugas di kelurahan, desa, atau tim Bulog untuk selanjutnya tim Bulog segera turun ke lapangan mengambil tindakan," kata Pencius saat dikonfirmasi di Natuna, Sabtu.

Standar Mutu Beras Medium Sesuai Regulasi Bapanas

Beras yang disalurkan merupakan beras medium dengan spesifikasi ketat. Derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, dan butir patah maksimal 25 persen.

Selain itu, beras harus bebas dari hama, bau asing, dan zat kimia lainnya. Ketentuan ini mengacu pada regulasi Badan Pangan Nasional.

"Beras medium sesuai regulasi Bapanas, dengan derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, butir patah maksimal 25 persen, serta bebas hama, bau asing, dan zat kimia lainnya," ujar Pencius.

Pemeriksaan Berlapis dari Gudang hingga Uji Tanak

Pemeriksaan kualitas dilakukan dengan mengambil sampel dari beberapa titik tumpukan beras maupun saat proses pengemasan di gudang. Sampel diperiksa secara kualitatif dengan memperhatikan warna, aroma, dan kondisi debu.

Setelah pemeriksaan fisik, beras menjalani uji tanak untuk memastikan kelayakan konsumsi. Pemeriksaan kualitas dan kuantitas juga dilakukan oleh organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pangan melalui uji timbang dan pemeriksaan visual.

"Pemeriksaan kualitas dan kuantitas bantuan pangan dilakukan oleh organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pangan melalui uji timbang dan pemeriksaan fisik secara visual," kata Pencius.

Sanitasi dan Fumigasi Rutin Cegah Hama Gudang

Personel gudang Bulog Natuna setiap hari melakukan sanitasi dan aerasi gudang sebagai bagian dari pengendalian hama terpadu. Perawatan bulanan dilakukan melalui fumigasi atau penyemprotan untuk mencegah perkembangbiakan hama.

Pengawasan kualitas dilakukan sejak beras diterima dari daerah sentra pengadaan hingga berada di daerah penerima bantuan. Survei dilakukan di titik pengadaan, lalu pengecekan berkala setelah beras dikirim ke Natuna.

"Pada saat penerimaan di daerah sentra pengadaan beras telah dilakukan survei. Setelah dikirim ke daerah penerima pun pengecekan kualitas dilakukan secara berkala," ujar Pencius.

Pencius menegaskan beras bantuan pangan yang disalurkan memenuhi standar mutu, antara lain bebas hama dan tidak berbau asing.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top