TANJUNGPINANG — Manajer PLN UP3 Tanjungpinang Rully Agus Widanarto menyatakan pihaknya terus bekerja memulihkan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan yang terdampak gangguan di Pulau Bintan. Hingga Rabu (14/10/2026) pukul 19.15 WIB, sebanyak 173.680 pelanggan sudah teraliri listrik kembali. Dari total 173.681 pelanggan yang terdampak, tersisa satu pelanggan yang belum menyala.
Pemulihan jaringan distribusi berjalan bertahap sejak gangguan terjadi. Seluruh 850 gardu distribusi di Pulau Bintan kini beroperasi normal.
PLN mencatat 31 dari 32 penyulang telah kembali beroperasi. Satu penyulang yang masih padam berada di kawasan PT BIIE Lobam.
Daya tersedia untuk melayani Pulau Bintan tercatat 103,1 megawatt, sementara kebutuhan daya mencapai 108,1 MW. Pasokan berasal dari interkoneksi Batam sebesar 74,8 MW serta PLTD Air Raja dan PLTD Sukaberenang sebesar 28,3 MW.
Selisih antara daya tersedia dan kebutuhan itu menjelaskan mengapa pemulihan penuh belum bisa dilakukan sekaligus.
Rully menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat selama gangguan pasokan listrik berlangsung.
"PLN UP3 Tanjungpinang sedang berupaya agar seluruh masyarakat dapat segera teraliri listrik," kata Rully dalam keterangan tersebut.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran warga selama proses pemulihan.
"PLN mengapresiasi kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," ujarnya.
Perbaikan penyulang yang masih padam di PT BIIE Lobam menjadi kunci untuk menuntaskan pemulihan pelanggan terakhir. PLN belum menyampaikan jadwal pasti penyelesaian.
Warga yang masih mengalami padam dapat menghubungi layanan pengaduan PLN. Data pemulihan berkala dipublikasikan melalui akun media sosial PLN UP3 Tanjungpinang.