Pencarian

Nelayan Bintan Terima Bantuan Alat Tangkap hingga Chest Freezer dari Dana Insentif Fiskal

Minggu, 11 Januari 2026 • 09:03:51 WIB
Nelayan Bintan Terima Bantuan Alat Tangkap hingga Chest Freezer dari Dana Insentif Fiskal
Pemerintah Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan alat tangkap dan chest freezer kepada nelayan dan pembudidaya ikan.

Pemerintah Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada nelayan serta pembudidaya ikan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan para nelayan.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Kantor Camat Seri Kuala Lobam pada Jumat (9/1/2026). Bantuan tersebut bersumber dari dana insentif fiskal yang dialokasikan khusus untuk mendukung sektor perikanan di Kabupaten Bintan.Pemerintah Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada nelayan dan pembudidaya ikan kepada sejumlah nelayan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan.

Pemerintah memberikan 8.460 kilogram pakan ikan air tawar serta 63.500 ekor benih ikan air tawar jenis gurami, lele, dan nila untuk sektor perikanan budidaya. Bantuan ini diterima oleh tiga kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Bintan Utara dan Toapaya.

Sementara itu, bantuan alat tangkap disalurkan kepada tujuh kelompok nelayan di Kecamatan Seri Kuala Lobam dan Bintan Pesisir. Bantuan tersebut meliputi 113 roll bahan kawat bubu ikan, 270 unit jaring Apollo, 2.120 unit bubu ketam, serta 20 unit jaring ikan.

Selain itu, pemerintah juga menyerahkan sarana pengolahan hasil perikanan berupa 10 unit chest freezer. Fasilitas ini diberikan kepada tujuh kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan yang tersebar di lima kecamatan, yakni Seri Kuala Lobam, Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya, dan Bintan Pesisir.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan agar seluruh bantuan yang diterima dimanfaatkan secara optimal dan tidak diperjualbelikan. Ia mengingatkan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan kemandirian nelayan.

“Jangan dijualbelikan, gunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas perikanan dan meningkatkan pendapatan,” pesan Roby kepada para penerima bantuan.

Roby berharap program bantuan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kelompok penerima dapat berkembang dan pemerintah dapat menyalurkan bantuan serupa kepada kelompok nelayan lainnya.

Salah satu penerima bantuan, Musa, nelayan dari kelompok nelayan kepiting bakau, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Kelompoknya yang beranggotakan 12 orang memperoleh sebanyak 680 unit bubu ketam atau sekitar 56 unit per orang.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Kami sudah mengusulkan sejak dua tahun lalu dan Alhamdulillah baru terealisasi tahun ini,” ujar Musa.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan hasil tangkapan serta pendapatan nelayan di kelompoknya. (*)

Bagikan
Sumber: Batampos

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks