Pencarian

Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.487 per Dolar AS, Biaya Impor dan Liburan ke Luar Negeri Makin Mahal

Selasa, 12 Mei 2026 • 10:09:31 WIB
Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.487 per Dolar AS, Biaya Impor dan Liburan ke Luar Negeri Makin Mahal
Rupiah melemah ke Rp 17.487 per dolar AS, menekan biaya impor dan liburan luar negeri.

KEPULAUAN RIAU — Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.06 WIB, dolar AS diperdagangkan di level Rp 17.487. Angka ini naik 73 poin atau 0,42% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, rupiah sudah kehilangan lebih dari 1% nilainya terhadap mata uang Paman Sam.

Dolar Perkasa di Hadapan Hampir Semua Mata Uang Asia

Tekanan terhadap rupiah tidak berdiri sendiri. Indeks dolar AS (DXY) menunjukkan penguatan simultan terhadap mayoritas mata uang utama Asia. Dolar Australia melemah 0,22%, yen Jepang turun 0,24%, dan baht Thailand ambles 0,29%.

Di kawasan ASEAN, ringgit Malaysia juga tak berdaya dengan pelemahan 0,21% terhadap dolar AS. Satu-satunya mata uang yang mampu bertahan adalah yuan China, yang justru menguat tipis 0,02%.

Apa Dampaknya bagi Dompet dan Bisnis Anda?

Bagi masyarakat umum, pelemahan rupiah berarti harga gadget, obat-obatan, dan bahan baku makanan impor akan naik dalam waktu dekat. Importir harus membayar lebih banyak rupiah untuk setiap kontainer barang yang masuk.

Untuk pelaku bisnis, perusahaan yang memiliki pinjaman dalam dolar AS akan menanggung beban bunga dan pokok utang yang lebih besar. Sementara itu, investor yang memegang saham di sektor konsumer dan properti patut waspada karena kedua sektor ini paling sensitif terhadap gejolak kurs.

Kapan Rupiah Bisa Kembali Menguat?

Belum ada katalis positif yang cukup kuat untuk membalikkan tren saat ini. Pasar masih menunggu sinyal dari bank sentral AS (The Fed) terkait suku bunga acuan. Di sisi domestik, pelaku pasar menanti langkah Bank Indonesia (BI) untuk menahan laju pelemahan rupiah, baik melalui intervensi di pasar valas maupun penyesuaian instrumen moneter.

Analis memperkirakan level psikologis Rp 17.500 akan menjadi garis pertahanan berikutnya bagi BI. Jika tembus, tekanan jual terhadap rupiah bisa semakin deras.

Berapa Biaya Liburan ke Luar Negeri Kini?

Bagi yang berencana bepergian ke Singapura, Malaysia, atau Jepang dalam waktu dekat, biaya akomodasi dan belanja otomatis membengkak. Dengan kurs Rp 17.487 per dolar AS, setiap transaksi US$ 1.000 setara dengan Rp 17,48 juta, lebih mahal sekitar Rp 400.000 dibandingkan sebulan lalu.

Apakah Saham Eksportir Untung?

Di tengah pelemahan rupiah, saham emiten berbasis ekspor seperti tekstil, alas kaki, dan kelapa sawit justru berpotensi diuntungkan. Pendapatan mereka dalam dolar AS menjadi lebih bernilai ketika dikonversi ke rupiah. Namun, investor tetap harus mencermati risiko kenaikan biaya bahan baku impor yang bisa menggerus margin keuntungan.

Investasi mengandung risiko.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks