Pencarian

Pemerintah Evaluasi Penerima MBG, Anak dari Keluarga Mampu Diprioritaskan Tidak Lagi Dapat Jatah

Rabu, 10 Juni 2026 • 20:12:01 WIB
Pemerintah Evaluasi Penerima MBG, Anak dari Keluarga Mampu Diprioritaskan Tidak Lagi Dapat Jatah
Pemerintah melakukan evaluasi ulang penerima program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan ketepatan sasaran.

KEPULAUAN RIAU — Pemerintah tengah menata ulang sasaran penerima program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil setelah temuan di lapangan menunjukkan sebagian besar makanan tidak dikonsumsi oleh siswa yang sebenarnya tidak membutuhkan bantuan.

Refocusing Sasaran: Hanya 40 Persen Siswa yang Layak

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengungkapkan hasil pemantauan di salah satu sekolah di Jakarta. Dari total siswa yang menerima MBG, hanya sekitar 40 persen yang benar-benar membutuhkan.

“Yang pantas menerima mungkin hanya sekitar 40 persen. Jadi nanti akan dihitung kembali agar tepat sasaran,” ujar Dudung dalam keterangannya, kemarin.

Menurut mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini, evaluasi bukan untuk mengurangi manfaat program, melainkan memastikan anggaran negara digunakan secara efektif. Anak-anak dari keluarga yang secara ekonomi tidak membutuhkan bantuan kemungkinan besar tidak lagi menjadi prioritas penerima MBG.

BGN Diminta Evaluasi Dapur dan Distribusi

Selain menyasar penerima manfaat, Badan Gizi Nasional (BGN) juga diminta mengevaluasi dapur yang telah beroperasi. Kualitas makanan, keamanan pangan, serta kapasitas pelayanan harus sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Dudung menegaskan KSP akan ikut mengawasi pelaksanaan program ini. Sebab, MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto yang memakan anggaran besar.

Anggaran dan Dampak Penataan Ulang

Refocusing ini berpotensi mengubah peta penerima manfaat di ribuan sekolah yang telah menjalankan program. Pemerintah belum merinci jumlah sekolah dan siswa yang akan terdampak kebijakan baru ini.

Namun, Dudung memastikan penyesuaian akan dilakukan secara bertahap. “Tujuan kami bukan memangkas penerima, tapi memastikan yang menerima benar-benar membutuhkan,” katanya.

Program MBG sebelumnya menjangkau jutaan siswa di berbagai daerah. Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap tidak ada lagi makanan terbuang sia-sia akibat salah sasaran.

KSP akan merilis data lebih lanjut mengenai kriteria baru penerima MBG dalam waktu dekat. Evaluasi menyeluruh ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Bagikan
Sumber: voi.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks