ANAMBAS — Sebanyak puluhan warga Kelurahan Letung terlihat bergotong royong membuat pondasi ceker ayam untuk pembangunan jembatan di kawasan permukiman setempat. Di sela-sela aktivitas itu, Serka Didih Sukiadi turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan Wanadri dan sejumlah pekerja lainnya.
Babinsa itu menekankan bahwa kekuatan bangunan tidak hanya bergantung pada material, tetapi juga pada ketepatan teknis pengerjaan di tahap awal. Ia secara spesifik menyoroti proses pengikatan kawat pada rangka besi yang menjadi tulang punggung struktur pondasi.
“Perhatikan kualitas pekerjaan sejak awal. Ikatan besi harus kuat dan jarak antar cincin sesuai aturan bangunan agar pondasi yang dibuat kokoh dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” ujar Serka Didih dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (15/6).
Peringatan soal Kecelakaan Kerja di Lokasi Proyek Swadaya
Selain aspek teknis, Babinsa juga menyoroti pentingnya budaya keselamatan kerja. Ia meminta setiap pekerja untuk selalu waspada saat menuang beton dan merakit besi, terutama karena proyek ini dikerjakan secara swadaya tanpa pengawas konstruksi profesional.
Menurutnya, risiko kecelakaan bisa diminimalkan jika semua pihak saling mengingatkan. “Keselamatan kerja perlu terus ditanamkan agar pekerjaan berjalan lancar tanpa menimbulkan risiko bagi para pekerja,” imbuhnya.
Komsos Jadi Sarana Cegah Gangguan Kamtibmas
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.15 WIB itu bukan sekadar pengawasan teknis. Serka Didih memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Ia mengajak warga untuk segera melapor ke Babinsa atau aparat setempat jika menemukan persoalan di lingkungan. “Kami berharap hubungan baik antara masyarakat dan aparat tetap terjaga. Jika ada persoalan di lingkungan, segera sampaikan kepada Babinsa agar dapat dicarikan solusi bersama,” pesannya.
Pembangunan Infrastruktur Berbasis Gotong Royong
Pembuatan pondasi ceker ayam ini merupakan bagian dari proyek pembangunan jembatan yang seluruhnya dikerjakan secara gotong royong oleh warga Kelurahan Letung. Kehadiran Babinsa di lokasi diharapkan mampu menjaga semangat kebersamaan sekaligus memastikan hasil pekerjaan memenuhi standar keamanan minimal.
Hingga berita ini diturunkan, proses pengecoran pondasi masih berlangsung dan ditargetkan rampung dalam pekan ini.