ANAMBAS — Bupati Aneng menegaskan bahwa status PNS bukan sekadar perubahan administrasi kepegawaian, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyampaikan hal itu di hadapan 120 pegawai yang baru diambil sumpahnya di Aula Prof. M. Zen, Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Anambas.
“Setiap ASN dituntut untuk bekerja secara profesional, menjaga etika, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Kepercayaan yang diberikan negara harus dibalas dengan kinerja yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Aneng dalam sambutannya, Senin (15/6/2026).
Ribuan Peserta Ikuti Prosesi Sumpah dengan Khidmat
Prosesi pengangkatan dan pengambilan sumpah berlangsung khidmat. Seluruh peserta secara serentak mengikuti pembacaan sumpah sebagai wujud komitmen mengemban amanah sebagai aparatur sipil negara yang setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Dandim 0318/Natuna, Danlanal, Kapolres, Kajari, Danlanudal, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bukan Hanya CPNS, 57 Pejabat Lain Juga Dilantik
Pada momen yang sama, pemerintah daerah juga melantik 42 pejabat dalam Jabatan Fungsional serta 15 kepala sekolah yang terdiri dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelantikan serentak ini menunjukkan percepatan pengisian posisi strategis di lingkungan Pemkab Anambas.
Bupati Dorong PNS Baru Beradaptasi dengan Teknologi
Bupati Aneng juga mengajak para PNS yang baru diangkat agar terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri. Menurutnya, aparatur sipil negara harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta siap menghadapi tantangan birokrasi yang semakin dinamis.
“Kita harus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan melayani. Adaptasi terhadap teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegasnya.