BATAM — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Offtake Stasiun Panaran meluncurkan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau. Inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, menyatakan bahwa masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. PGN memandang perhatian terhadap tumbuh kembang anak sebagai investasi strategis untuk masa depan.
Empat Layanan Utama untuk Anak dan Keluarga
Program TAMASYA mencakup empat layanan utama. Pertama, peningkatan kompetensi pengasuh melalui pelatihan dan pendampingan. Kedua, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Ketiga, penguatan peran orang tua dalam pola pengasuhan. Keempat, penyediaan sistem rujukan untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PGN memberikan bantuan alat tumbuh kembang anak berupa sarana edukatif dan permainan. Alat-alat ini dirancang untuk merangsang perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Para pengasuh juga mendapatkan pendampingan dan edukasi guna meningkatkan kualitas layanan pengasuhan di daycare.
Orang Tua dan Pengasuh Ikut Terlibat
Program ini tidak hanya berfokus pada anak. Orang tua dilibatkan melalui layanan konseling dan edukasi pengasuhan agar ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama mengenai tumbuh kembang anak. Pendekatan ini diharapkan dapat diterapkan di rumah secara konsisten.
Secara langsung, Program TAMASYA memberikan manfaat kepada 30 anak usia dini di Anak Ceria Daycare. Sebanyak 16 orang tua menerima layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara 6 orang pengasuh memperoleh pendampingan psikolog untuk meningkatkan kapasitas mereka.
Kolaborasi dengan BKKBN dan Bank Sampah
Dalam pelaksanaannya, PGN menggandeng sejumlah pihak untuk memperkuat dampak program. Kolaborasi dilakukan bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan edukasi keluarga. PGN juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bank Sampah Mutiara Bersinar, dan Bank Sampah Allium.
Melalui kerja sama ini, anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai cinta lingkungan sejak dini. Kegiatan edukatif mencakup pentingnya menjaga kebersihan, memilah sampah, hingga memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan. Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak diajak belajar bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana.
Kehadiran Program TAMASYA mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua merasa terbantu dengan layanan konseling dan edukasi pengasuhan. Para pengasuh mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi anak-anak. Dukungan fasilitas tumbuh kembang dan pemantauan perkembangan anak secara berkala juga memberikan rasa aman bagi keluarga.
Ke depan, PGN berharap Program TAMASYA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas, PGN ingin turut membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.