BATAM — Sebanyak 171 atlet pelajar, 18 pelatih, 10 manajer cabang olahraga, dan 14 ofisial kota resmi dilepas Pemerintah Kota Batam untuk bertanding di POPDA X Kepri. Pelepasan berlangsung di lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6), dihadiri jajaran Forkopimda dan para pendamping atlet.
Bonus Tambahan dari Wakil Wali Kota untuk Peraih Medali
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara langsung memotivasi para atlet dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa mereka bukan sekadar peserta, melainkan duta karakter Kota Batam di tingkat provinsi.
"Kalian adalah duta olahraga sekaligus duta karakter Kota Batam. Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan sportivitas. Jangan pernah takut menghadapi lawan," ujar Li Claudia.
Sebagai bentuk dorongan ekstra, Li Claudia menjanjikan hadiah tambahan bagi atlet yang berhasil meraih prestasi. "Nanti yang juara ibu mau tambahin hadiahnya. Jadi kalau kalian bertanding, selalu ingat wajah ibu. Ibu sudah janji mau kasih hadiah. Tetap semangat dan bawa pulang sebanyak-banyaknya prestasi untuk Kota Batam," katanya.
Anggaran Rp823 Juta untuk Akomodasi dan Perlengkapan
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain, merinci alokasi dana sebesar Rp823 juta untuk kebutuhan kontingen. Anggaran tersebut mencakup transportasi, akomodasi, konsumsi, penginapan, perlengkapan pertandingan, seragam, jaket, topi, hingga kebutuhan operasional selama di Karimun.
"Semua kebutuhan atlet sudah ditanggung pemerintah. Mulai dari makan dan minum, penginapan, seragam, jersey, jaket, topi, hingga perlengkapan lainnya," kata Zulkarnain.
Seleksi Ketat Tiga Bulan untuk Cetak Atlet Terbaik
Zulkarnain menjelaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat selama sekitar tiga bulan di berbagai sekolah di Kota Batam. Batam mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan pada POPDA X Kepri.
"Mereka adalah putra-putri terbaik Kota Batam yang lolos dari proses seleksi dan dipercaya mewakili Batam di POPDA Kepri tahun ini," ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan penuh dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjadi modal penting dalam mempertahankan dominasi olahraga pelajar di Kepulauan Riau. "Seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan wajib kami ikuti karena Batam memang menjadi barometer olahraga di Kepulauan Riau," tegas Zulkarnain.
Optimisme Pertahankan Tradisi Juara Umum
Jika berhasil merebut gelar juara umum, maka ini akan menjadi yang kesembilan kalinya bagi Kota Batam. Zulkarnain optimistis para atlet mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus menjadi bibit atlet yang dipersiapkan untuk mewakili Kepulauan Riau pada ajang tingkat nasional.
"Kami berharap seluruh atlet tetap kompak, menjaga sportivitas, dan berjuang maksimal untuk merebut kembali gelar juara umum yang kesembilan," tutupnya.