Pencarian

Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna Hampir Rampung, 23 Fasilitas Perikanan Modern Dibangun dengan Anggaran Rp 13,2 Miliar

Kamis, 02 Juli 2026 • 20:02:01 WIB
Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna Hampir Rampung, 23 Fasilitas Perikanan Modern Dibangun dengan Anggaran Rp 13,2 Miliar
Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna hampir rampung dengan 23 fasilitas perikanan modern.

NATUNA — Deru alat berat telah lama hening. Di tepi sungai Desa Cemaga Utara, bangunan-bangunan baru berjejer rapi menghadap laut, aroma semen bercampur angin laut menandai selesainya fase konstruksi. Kawasan ini adalah Kampung Nelayan Merah Putih, proyek senilai Rp 13,2 miliar yang sebentar lagi menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat pesisir Bunguran Selatan.

Fasilitas Lengkap dari Dermaga hingga Sentra Kuliner

Project Manager PT Aset Prima Konstruksi, Miftahudin, mengatakan pembangunan tidak sekadar mendirikan bangunan, melainkan menciptakan ekosistem perikanan yang saling terintegrasi. Sebanyak 23 fasilitas dibangun dalam satu kawasan, termasuk dermaga, area docking untuk perawatan kapal, bengkel nelayan, pabrik es, gudang beku (cold storage), sentra kuliner, dan balai pelatihan.

Dengan konsep ini, nelayan tidak perlu lagi berpindah lokasi untuk mengurus hasil tangkapan. Setelah kapal merapat, ikan bisa langsung disimpan di cold storage agar kualitasnya terjaga sebelum dipasarkan. Pabrik es yang dibangun juga menjadi solusi atas kebutuhan es balok yang selama ini kerap langka di musim tertentu.

Mengapa Proyek Ini Penting bagi Nelayan Cemaga Utara?

Selama ini, nelayan di Cemaga Utara kerap menjual ikan dalam kondisi terburu-buru dengan harga murah karena keterbatasan fasilitas penyimpanan. Dengan adanya cold storage dan pabrik es, nilai tambah hasil tangkapan diharapkan meningkat drastis. Ikan bisa disimpan, diolah, dan dipasarkan dalam kualitas lebih baik, sehingga keuntungan yang diraup nelayan pun lebih besar.

Program ini juga membawa misi memperkuat kelembagaan nelayan melalui koperasi desa. Pengelolaan usaha perikanan diharapkan bisa dilakukan secara lebih profesional dan berkelanjutan, tidak lagi bergantung pada tengkulak.

Fasilitas Pendukung untuk Lingkungan Bersih

Tak hanya infrastruktur ekonomi, kawasan ini dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), biofilter, tangki air, dan kamar mandi umum. Tujuannya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sekaligus mencegah pencemaran dari aktivitas perikanan yang selama ini menjadi masalah di pemukiman pesisir.

Dengan progres yang menyisakan tahap akhir, masyarakat kini tinggal menunggu kawasan tersebut benar-benar berfungsi. Kampung Nelayan Merah Putih di Cemaga Utara bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol transformasi dari aktivitas perikanan tradisional menuju kawasan perikanan modern yang lebih produktif dan tertata. (Roy)

Bagikan
Sumber: metroindonesia.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks