TANJUNGPINANG — Ratusan warga di dua lokasi berbeda mendapat layanan kesehatan gratis dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. BNN Kota Tanjungpinang menggelar khitanan massal, cek kesehatan, dan bakti kebersihan di Aula Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota serta wilayah pesisir Senggarang, Sabtu (27/6).
Kegiatan bertema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2026" ini diikuti 50 peserta khitanan massal, 200 peserta cek kesehatan gratis, dan 200 peserta bakti kebersihan di pesisir Senggarang.
Kepala BNN Kota Tanjungpinang Kombes Polisi Mohammad Dafi Bastomi mengatakan kegiatan ini bukan sekadar bakti sosial, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dengan warga.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi semangat kebersamaan bagi kita semua yang diwujudkan lewat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari panitia, warga hingga tokoh masyarakat," ujarnya.
Pemilihan dua lokasi terpisah, yakni di perkantoran kecamatan dan kawasan pesisir, dinilai strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dasar.
Pemimpin Cabang BRI Tanjungpinang Syafrizal mengapresiasi inisiatif BNN Kota Tanjungpinang dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan bakti kesehatan ini. Menurutnya, partisipasi BRI merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam membangun generasi sehat.
"Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu warga dengan tujuan membangun generasi yang sehat dan BRI juga terus mendorong budaya hidup sehat," kata Syafrizal.
Bank BRI, lanjutnya, selalu hadir untuk memberikan kontribusi positif dalam membangun negeri, termasuk mendukung program-program kesehatan masyarakat di daerah.
Selain khitanan massal yang menyasar anak-anak, kegiatan cek kesehatan gratis terbuka untuk seluruh warga. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan umum. Sementara itu, aksi bakti kebersihan di pesisir Senggarang melibatkan warga setempat dan relawan.
Rangkaian kegiatan HANI 2026 di Tanjungpinang ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara BNN, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam menekan peredaran narkotika sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari sisi kesehatan.