BATAM — Sidang kelulusan yang digelar di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jumat (3/7/2026), menjadi puncak rangkaian seleksi yang berlangsung sejak awal tahun. Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo memimpin langsung sidang tersebut, didampingi Irwasda, para pejabat utama, serta tim seleksi dan perwakilan pengawas internal-eksternal.
Hasil sidang menunjukkan komposisi peserta lulus yang tersebar di berbagai satuan. Untuk Bintara, rinciannya meliputi 48 personel Polisi Tugas Umum (PTU), 5 Bintara Intelijen, 5 Bintara Polair, 1 Bintara Kompetensi Khusus Akuntansi, dan 1 Bintara Kompetensi Khusus Pertanian. Sementara untuk Tamtama, sebanyak 7 orang lolos ke Brimob dan 4 orang ke Polair.
Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pendidikan pembentukan yang dijadwalkan pada 20 Juli 2026. Lokasi pendidikan bervariasi sesuai satuan tujuan. Bintara PTU, Polair, dan Bakomsus akan dididik di SPN Polda Kepri. Bintara Intelijen menjalani pendidikan di Pusdik Intelijen Soreang, sedangkan Tamtama Brimob di SPN Polda Kalimantan Selatan, dan Tamtama Polair di SPN Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Brigjen Anom Wibowo menekankan bahwa seluruh proses seleksi menjunjung prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Ia memperingatkan peserta agar tidak mudah tergiur oleh pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara tidak benar.
“Polda Kepulauan Riau berkomitmen memberantas segala bentuk percaloan maupun penyimpangan dalam proses rekrutmen,” tegas Anom Wibowo di hadapan peserta dan panitia.
Wakapolda juga memberikan semangat kepada 13 peserta yang belum terpilih. Ia berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Kesempatan mengikuti seleksi kembali terbuka pada tahun-tahun mendatang, selama persyaratan masih terpenuhi.