LINGGA — Harapan masyarakat Dusun Tukul untuk memiliki akses pendidikan jenjang SMP di dekat tempat tinggal mereka mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Lingga memastikan akan merealisasikan pembangunan gedung sekolah baru di wilayah tersebut, menyusul dioperasikannya kelas jauh SMP Desa Cempa di dusun setempat.
Kehadiran kelas jauh itu menjadi angin segar bagi anak-anak yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah dasar. Selama bertahun-tahun, jarak dan keterbatasan transportasi menjadi hambatan utama bagi mereka untuk mengenyam pendidikan menengah pertama.
Komitmen Pemerintah untuk Pemerataan Pendidikan
Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa anak-anak di Kecamatan Bakung Serumpun berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terhalang jarak.
“Ini merupakan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa anak-anak di Tukul juga mendapatkan akses pendidikan yang layak dan tidak terhambat oleh jarak,” ujar Armia, Senin (20/7/2026).
Armia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk mempercepat proses administrasi terkait lahan yang akan digunakan untuk pembangunan gedung SMP. “Saya sudah berkoordinasi dengan kepala desa agar administrasi lahan dapat segera diurus dan diselesaikan. Kita berharap ke depan dapat dibangun gedung sekolah baru untuk SMP di Tukul, Desa Pasir Panjang,” katanya.
Janji Politik yang Mulai Terwujud
Upaya menghadirkan akses pendidikan di wilayah terpencil ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah yang telah disampaikan sejak Muhammad Nizar menjabat sebagai Wakil Bupati Lingga, berpasangan dengan Alias Wello sebagai Bupati. Janji politik untuk memperluas akses pendidikan kini perlahan mulai terealisasi seiring Muhammad Nizar yang kini menjabat sebagai Bupati Lingga untuk periode kedua.
Kehadiran kelas jauh SMP Desa Cempa di Dusun Tukul dinilai sebagai langkah awal yang strategis. Pemerintah juga tengah mempersiapkan rencana pembangunan gedung sekolah baru yang diharapkan dapat didanai melalui dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Dampak bagi Masyarakat dan Masa Depan Anak-anak
Bagi masyarakat Dusun Tukul, hadirnya fasilitas pendidikan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Ini adalah jawaban atas harapan yang telah lama dinantikan. Dengan dibukanya kelas jauh tersebut, akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah Tukul kini menjadi lebih dekat dan mudah dijangkau.
Kehadiran lembaga pendidikan ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita. Apalagi, Tukul kini memiliki posisi strategis setelah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Bakong Serumpun.
Masyarakat berharap, keberadaan sekolah tersebut dapat menjadi awal baru bagi anak-anak di Tukul dan sekitarnya untuk mendapatkan pendidikan yang lebih dekat, layak, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan Kecamatan Bakong Serumpun. (Hendra)