KEPULAUAN RIAU — Presiden Prabowo Subianto membantah keras spekulasi bahwa komposisi Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya merupakan hasil titipan dari berbagai pihak. Dalam pidatonya di hadapan ribuan peserta peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026), ia menegaskan bahwa seluruh menteri yang dipilih adalah figur-figur terbaik Indonesia.
"Kabinet saya ini orang-orang hebat, putra-putri terbaik Indonesia. Saya di sini berdiri di depan saudara sekalian, kalau tidak ada mereka saya tidak bisa berdiri di sini sekarang," kata Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak mungkin dicapai tanpa kerja sama solid dari semua anggota kabinet. Ia mengaitkan nilai ini dengan semangat koperasi yang intinya adalah gotong royong dan kerja sama.
"Semua kegiatan manusia adalah kegiatan kerja sama. Arti koperasi adalah kerja sama, gotong royong, to cooperate, kooperatif, kerja sama. Tapi oke, karena saya patuh sama rakyat, hanya 38 nama kok (yang disapa)," ujar Prabowo, merujuk pada jumlah menteri yang membantunya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Negara juga menyinggung soal kekayaan nasional yang besar. Ia menyebut aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah dikonsolidasikan mencapai sekitar 1 triliun dolar Amerika Serikat. Namun, kekayaan itu dinilai banyak yang dirampas melalui praktik korupsi.
"Untuk sekian kali lagi, saya bicara dari dulu. Hey, para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau, hentikan," tegasnya.
Prabowo menambahkan bahwa meskipun bangsa Indonesia dikenal pemaaf, masyarakat tetap menginginkan keadilan dan kesejahteraan yang nyata. "Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan," lanjutnya.
Menutup pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan perbedaan dan menghentikan pertikaian. Menurutnya, persatuan adalah kunci utama agar Indonesia dapat terus maju.
"Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian. Tidak ada. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga. Apapun latar belakang kita, apapun suku kita, apapun latar belakang kita, apapun partai kita," pungkas Prabowo.