Pemprov Kepri Bangun Dua SMKN Baru di Batam, Anggaran Rp4,1 Miliar untuk Tampung 480 Siswa

Penulis: Muzakir Salim  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:12:36 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMKN 13 Batam di Kelurahan Tanjung Buntung, Senin (13/7/2026).

BATAM — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK Negeri 13 Batam di Kelurahan Tanjung Buntung, Senin (13/7/2026). Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan vokasi di kota industri tersebut.

Anggaran pembangunan SMKN 13 Batam mencapai Rp4,1 miliar yang bersumber dari APBD 2026. Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 7.360 meter persegi dengan struktur pondasi untuk bangunan tiga lantai, meskipun tahap awal hanya membangun satu lantai.

Fasilitas dan Jurusan yang Disiapkan

Bangunan SMKN 13 Batam yang ditargetkan rampung pada November 2026 ini akan memiliki enam ruang kelas, satu ruang praktik siswa, satu ruang kepala sekolah, dan satu unit toilet. Sementara proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar sudah berjalan dengan menginduk di SMAN 8 Batam.

Saat ini, sebanyak 480 siswa terdaftar di SMKN 13 Batam yang terbagi dalam 11 rombongan belajar. Tiga jurusan yang dibuka meliputi teknik pengelasan, teknik komputer dan jaringan, serta teknik elektronika industri.

Mengapa Pemprov Kepri Genjot SMK?

Gubernur Ansar Ahmad menjelaskan, penambahan dua unit sekolah baru ini untuk mengatasi membludaknya jumlah pendaftar pada SPMB tahun ajaran 2026/2027. Ia menambahkan, hampir 62 persen lulusan SMP di Kota Batam menginginkan pendidikan kejuruan.

"Ini juga untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya di Kota Batam, sekaligus upaya pemenuhan pemerataan pendidikan," ujar Ansar dalam sambutannya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung menambahkan, pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bentuk dukungan atas usulan tokoh dan warga di Kecamatan Bengkong.

Konversi SMA Negeri Menjadi SMK

Pemprov Kepri tidak hanya membangun sekolah baru. Gubernur Ansar menyebut pihaknya akan mengonversi dua SMA negeri menjadi SMK dalam waktu dekat. SMAN 18 di Tembesi Sagulung dan SMAN 29 di Tiban Sekupang masing-masing akan berubah status menjadi SMKN 15 dan SMKN 16.

Langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya minat siswa terhadap pendidikan vokasi. "Sehingga ke depan komposisi sekolah di Kepri 70 persen SMKN dan 30 persen SMAN," tutup Gubernur.

Harapan untuk Generasi Muda Kepri

Gubernur Ansar berharap kehadiran SMKN 13 dan SMKN 14 Batam menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap dinamika dunia kerja dan perkembangan teknologi. Ia ingin generasi muda Kepri memiliki kompetensi vokasi, berintegritas, dan mampu bersaing mengisi kebutuhan industri yang terus tumbuh di Kepulauan Riau.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: keprisatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top