BATAM — Lomba ini dirancang untuk menjadi wadah generasi muda menuangkan gagasan lewat tulisan jurnalistik yang mendalam. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran dan wajib berstatus mahasiswa aktif atau pelajar SMA/SMK/MA sederajat yang dibuktikan dengan kartu identitas.
Panitia menetapkan sejumlah syarat teknis. Naskah harus orisinal, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba lain, serta bebas dari unsur ujaran kebencian, SARA, dan hoaks. Tulisan dibuat sepanjang 2.000 hingga 5.000 karakter menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12 dengan spasi 1,5, dan tata bahasa mengikuti kaidah KBBI serta EYD.
Calon peserta diwajibkan mengikuti seluruh akun media sosial Ulasan Network di YouTube (Official UTV), Facebook, Instagram, X, dan TikTok. Bukti tangkapan layar harus dilampirkan bersama berkas pendaftaran. Identitas diri juga wajib dicantumkan di akhir dokumen naskah.
Berkas dalam format PDF dikirim ke email [email protected] paling lambat 14 Agustus 2026. Pemenang akan diumumkan pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui narahubung di nomor +62 822-8343-1573.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Batam, Dr. Agus Siswanto Siagian, menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata menumbuhkan budaya literasi dan mengasah kemampuan berpikir kritis generasi muda. Menurutnya, lomba semacam ini juga menjadi investasi penting bagi masa depan dunia pers Indonesia.
“Selain meningkatkan kemampuan menulis dan berpikir kritis, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai etika jurnalistik, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Saya berharap semakin banyak media yang menghadirkan ruang pembinaan seperti ini untuk melahirkan generasi jurnalis muda yang profesional dan berintegritas,” ujar Agus.
Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam) menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut lomba tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi dan berpartisipasi menyampaikan gagasan secara tertulis dengan pendekatan jurnalistik sesuai tema yang telah ditentukan. “Semoga banyak pesertanya dan lomba berjalan lancar,” ujarnya.
Dosen Program Studi Kajian Film, Televisi dan Media Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Ella Afnira, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswanya. Ia menjelaskan, mahasiswanya sudah terbiasa menulis seputar isu kampus melalui UKM Fisip Pro Media, baik dalam bentuk konten digital, cetak, maupun reportase singkat di kanal YouTube. “Mudah-mudahan banyak yang ikut,” kata Ella.