Gubernur Kepri Ansar Ahmad Pastikan Dukungan Penuh untuk Pengembangan Treasure Bay Bintan, Target Perkuat Investasi dan Pariwisata

Penulis: Fadhli Usman  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 12:56:31 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan resor terpadu Treasure Bay di Bintan.

TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan kawasan resor terpadu Treasure Bay di Kabupaten Bintan. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan investasi ini akan memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

"Pemprov Kepri mendukung penuh rencana keberlanjutan pembangunan kawasan Treasure Bay, karena investasi seperti ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata dan perekonomian daerah," kata Ansar di Tanjungpinang, Sabtu.

Fasilitas Unggulan dan Rencana Ekspansi

Treasure Bay Bintan saat ini telah dikembangkan di atas lahan seluas sekitar 338 hektare. Salah satu fasilitas andalannya adalah Crystal Lagoon seluas 6,3 hektare, yang dikenal sebagai salah satu laguna buatan terbesar di Asia Tenggara.

CEO Landmarks Berhad Group, Mark Wee Liang Yee, memaparkan bahwa kawasan ini juga telah dilengkapi akomodasi seperti The ANMON Resort Bintan dan Natra Bintan, a Tribute Portfolio Resort. Ke depan, pihaknya berencana menambah pembangunan hotel, resor, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

"Beberapa rencana pengembangan yang akan diwujudkan antara lain pembangunan kawasan marina, city town, dormitory, hotel, hingga The Ring Hotel yang menjadi bagian dari masterplan Treasure Bay Bintan," ujar Mark Wee di Tanjungpinang.

Pemprov Siap Fasilitasi Perizinan dan Dorong Penguatan FTZ

Ansar Ahmad menegaskan pihaknya siap memfasilitasi berbagai kebutuhan perizinan yang menjadi kewenangan daerah. Pemprov juga akan membantu menjembatani proses perizinan di tingkat pemerintah pusat.

Selain itu, Pemprov Kepri menindaklanjuti usulan investor terkait penguatan kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kabupaten Bintan dan Kabupaten Karimun. Ansar akan mengajak para investor untuk bersama-sama memperjuangkan pengembangan kawasan FTZ tersebut kepada pemerintah pusat.

"Kami terus mendukung setiap rencana yang memberikan manfaat bagi kemajuan Kepri, khususnya dalam memperkuat sektor pariwisata dan investasi," ujar Ansar.

Dorong Masuk Peta Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Singapura-Johor

Dalam kesempatan yang sama, Mark Wee mengungkapkan bahwa Landmarks Berhad Group juga berupaya memasukkan kawasan Lagoi, Bintan, ke dalam peta pengembangan Singapore-Johor Special Economic Zone (SEZ). Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas dan menarik lebih banyak investasi internasional.

Mark Wee optimistis langkah ini akan meningkatkan daya saing Kepri sebagai destinasi wisata kelas dunia. Ia berharap dukungan pemerintah daerah maupun pusat terus berlanjut agar seluruh rencana pengembangan dapat terealisasi dengan baik.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top