BINTAN — Kementerian UMKM bersama Komisi VII DPR RI memastikan pelaku UMKM lokal di Kabupaten Bintan mendapatkan akses lebih besar ke industri pariwisata. Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, menegaskan bahwa hotel, resort, restoran, hingga pusat oleh-oleh adalah pasar potensial yang harus diisi produk lokal.
“Pariwisata memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi UMKM sebagai bagian dari ekosistemnya. Hotel, resort, restoran, pusat oleh-oleh, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan menjadi ruang yang semakin luas bagi pemasaran produk UMKM lokal,” ujar Reghi dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Bintan, Kamis.
Menurut Reghi, indikator keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya diukur dari peningkatan jumlah wisatawan. Nilai tambah ekonomi yang bisa dinikmati masyarakat melalui keterlibatan UMKM menjadi tolok ukur yang sama pentingnya.
“Peningkatan kunjungan wisatawan harus diikuti dengan semakin besarnya peran UMKM dalam ekosistem pariwisata, mulai dari penyediaan produk lokal, kuliner, cendera mata, hingga berbagai kebutuhan industri wisata,” tambahnya.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyambut baik dorongan tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah terus meningkatkan daya saing kawasan wisata melalui pembangunan infrastruktur, promosi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Dengan infrastruktur, promosi, dan aksesibilitas yang semakin baik, kami optimistis sektor pariwisata akan memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat,” ujar Roby.
Pemkab Bintan juga fokus mengembangkan destinasi wisata berkelanjutan berbasis masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu membuat Bintan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rantai pasok yang dimaksud mencakup berbagai sektor. Mulai dari bahan baku kuliner untuk restoran, kerajinan tangan untuk cendera mata, hingga produk-produk kebutuhan sehari-hari hotel dan resort. Dengan masuknya UMKM ke rantai ini, perputaran uang diharapkan tinggal lebih lama di tangan masyarakat lokal.
Kementerian UMKM berjanji akan terus mendampingi pelaku usaha di Bintan agar produk mereka memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang diminta industri pariwisata. Dukungan teknis dan akses permodalan menjadi fokus utama dalam program ini.