TANJUNGPINANG — Selvi Gibran bersama anggota Seruni KMP memanjatkan doa di makam Raja Ali Haji sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh sejarah dan kebudayaan Melayu. "Kita memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh penting dalam sejarah dan kebudayaan Melayu, khususnya di Kepri," ujar Selvi di Pulau Penyengat.
Setelah berziarah, rombongan melanjutkan ke SD Negeri 009 Penyengat. Selvi menyaksikan proses belajar mengajar dan berinteraksi dengan para guru serta murid. Ia antusias melihat hasil karya siswa, termasuk mendengarkan pembacaan cerita pendek karya seorang siswi yang mendapat apresiasi langsung darinya.
Ketua Umum Seruni KMP itu menyerahkan bantuan berupa tas sekolah dan peralatan olahraga kepada sekolah. Bantuan ini diharapkan mendukung semangat belajar anak-anak di pulau bersejarah tersebut.
Selvi melanjutkan kunjungan ke Balai Adat Indera Perkasa. Di bawah balai adat, ia membasuh muka dengan air sumur tua sebagai simbol penyegaran diri dan penghilang penat setelah berkeliling situs sejarah. Kegiatan ini juga menjadi wujud apresiasi terhadap keajaiban alam air tawar yang jernih di tengah pulau kecil.
Rombongan berkeliling ke stan-stan UMKM yang ditampilkan di kawasan pelantaran Balai Adat. Selvi melihat berbagai produk unggulan khas Pulau Penyengat. "Saya terkesan dengan keindahan Pulau Penyengat, yang memadukan kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang masih terjaga hingga saat ini," katanya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Melayu kepada masyarakat luas. Ia berharap Pulau Penyengat semakin dikenal sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang membanggakan Kepri.
Ansar juga mengapresiasi perhatian Seruni KMP terhadap dunia pendidikan melalui kunjungan dan bantuan ke SD Negeri 009 Penyengat. "Semoga kunjungan ini membawa manfaat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka," ucapnya.