ANAMBAS — Pohon tumbang menimpa mobil ekspedisi SPX di Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Batu Tambun, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Sabtu (25/07/2026) sekitar pukul 14.10 WIB. Minibus Daihatsu Gran Max bernomor polisi BM 8086 QN itu mengalami penyok pada atap dan kap depan, serta kaca depan retak. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp15 juta.
Kapolsek Siantan, IPTU Dodi Setiawan, menerangkan bahwa saat kejadian kendaraan sedang melaju menanjak dari arah RSUD Lama menuju Gudang Tengah. "Ketika kendaraan sedang melaju menanjak, tiba-tiba sebuah pohon tumbang dan langsung menimpa bagian depan serta atap mobil," ujarnya.
Akibat benturan, pintu mobil tidak bisa dibuka karena terhalang dahan dan batang pohon yang besar. Kedua korban sempat terjebak di dalam kabin. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bergerak menebang dahan yang menutupi pintu, sehingga Zainal dan Andhika berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat tanpa cedera.
Personel Polsek Siantan tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan. Mereka mengamankan tempat kejadian, mengatur arus lalu lintas, dan membantu proses evakuasi. Sekitar pukul 14.35 WIB, sebagian dahan berhasil dipotong sehingga kendaraan roda dua mulai bisa melintas bergantian.
Mobil ekspedisi berhasil dievakuasi dari lokasi pada pukul 14.57 WIB. Selanjutnya, personel BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Polsek Siantan dan warga membersihkan sisa-sisa material pohon. Kapolsek Siantan menyatakan evakuasi selesai pada pukul 15.30 WIB. "Saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal dan situasi di lokasi dalam keadaan aman terkendali," tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, terutama di kawasan perbukitan seperti Batu Tambun. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pohon tumbang, apakah akibat angin kencang atau kondisi batang yang lapuk.