Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, menuntaskan proses verifikasi terhadap dua klaim lahan yang menjadi lokasi penyiapan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang. Langkah ini menjadi prasyarat administrasi penting sebelum konstruksi fisik sekolah yang diusulkan pemerintah pusat tersebut dapat dimulai.
BATAM — BP Batam memastikan tahap verifikasi kepemilikan lahan untuk proyek Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang telah rampung. Dua klaim lahan yang sempat menjadi catatan kini telah selesai diperiksa, membuka jalan bagi kelanjutan proses pembangunan di kawasan tersebut.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh BP Batam sebagai respons atas status lahan yang sebelumnya masih memerlukan penelusuran lebih lanjut. Dengan selesainya verifikasi, BP Batam menyatakan kesiapan untuk melangkah ke tahapan berikutnya dalam penyiapan lahan sekolah tersebut.
Proses verifikasi yang dilakukan BP Batam berfokus pada keabsahan dan status penguasaan dua bidang lahan di Rempang. Hasilnya, kedua klaim tersebut telah dinyatakan tuntas dan tidak lagi menjadi penghambat bagi rencana pembangunan.
Penyelesaian verifikasi ini merupakan bagian dari prosedur standar yang dijalankan BP Batam untuk memastikan seluruh aset lahan yang akan digunakan untuk fasilitas publik memiliki legalitas yang jelas. Langkah ini juga bertujuan meminimalisir potensi sengketa di kemudian hari.
Sekolah Terintegrasi Merah Putih merupakan program unggulan pemerintah pusat yang bertujuan menyediakan fasilitas pendidikan terpadu di berbagai daerah, termasuk Kepulauan Riau. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Rempang dan sekitarnya.
BP Batam menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh terealisasinya program strategis nasional tersebut. Dengan lahan yang telah jelas statusnya, proses pembangunan fisik diharapkan dapat segera dieksekusi sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Dengan tuntasnya verifikasi lahan, BP Batam kini dapat berfokus pada aspek teknis persiapan pembangunan lainnya. Langkah selanjutnya akan berkaitan dengan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di lokasi.
Kepastian hukum atas lahan menjadi fondasi penting agar proyek berjalan lancar. BP Batam berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan, sehingga pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.