Timnas Indonesia U-15 Bantai Burundi 6-1, Finis Peringkat 3 Grup G

Penulis: Fadhli Usman  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53:31 WIB
Timnas Indonesia U-15 menutup fase penyisihan Grup G dengan kemenangan 6-1 atas Burundi.

KEPULAUAN RIAU — Timnas Indonesia U-15 menutup fase penyisihan Piala Dunia U-15 2026 dengan kemenangan 6-1 atas Burundi di Hovsan Competition Complex. Hasil ini mengunci posisi ketiga Grup G dengan koleksi tujuh poin dari lima pertandingan, sekaligus mengantar Garuda Muda ke Tier C.

Lima gol tercipta dari kaki pemain Indonesia, sementara satu gol tambahan lahir dari bunuh diri pemain Burundi. Muhammad Hariri Maulana, Rendra Maulana, Reganatha Harfi Maulana, dan Muhammad Nazar Alfiansyah bergantian mencatatkan nama di papan skor.

Kemenangan itu menjadi penutup meyakinkan bagi skuat asuhan Furqon Alqatiri setelah melewati lima laga penyisihan yang naik-turun.

Rekap Lima Laga Penyisihan: Dua Menang, Satu Imbang, Dua Kalah

Perjalanan Indonesia di Grup G dibuka dengan pesta gol 7-1 atas Fiji. Namun setelah itu, Garuda Muda takluk 0-3 dari Wales pada partai kedua.

Dua laga berikutnya berjalan ketat. Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Bangladesh, lalu kalah tipis 1-2 dari Portugal, sebelum menutup penyisihan dengan kemenangan 6-1 atas Burundi.

  • Fiji 1-7 Indonesia
  • Indonesia 0-3 Wales
  • Indonesia 1-1 Bangladesh
  • Indonesia 1-2 Portugal
  • Indonesia 6-1 Burundi

Wales Juara Grup, Portugal Ikut Lolos

Di klasemen akhir Grup G, Wales tampil perkasa dengan 13 poin dari lima pertandingan dan berhak atas posisi puncak. Portugal menyusul di urutan kedua dengan 12 poin.

Burundi harus puas di peringkat keempat dengan enam poin, disusul Bangladesh di posisi kelima dengan lima poin. Fiji menjadi juru kunci grup tanpa mengoleksi poin sama sekali.

Tier C Jadi Ajang Perbaikan Peringkat 65-96

Piala Dunia dan Festival U-15 2026 diikuti 189 negara yang dibagi ke dalam 32 grup, masing-masing berisi enam tim. Format ini membuat setiap tim tetap punya laga lanjutan meski gagal finis di puncak grup.

Finis di peringkat ketiga membawa Indonesia ke Tier C, kelompok yang memperebutkan peringkat 65 hingga 96. Bagi Furqon Alqatiri, fase ini jadi kesempatan mengukur sejauh mana anak asuhnya mampu bersaing melawan tim-tim dari grup lain.

Konsistensi menjadi PR utama. Dari lima laga, Indonesia mencetak 15 gol tapi juga kebobolan delapan kali, dengan tiga di antaranya bersarang di laga melawan Wales.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top