Bupati Natuna Cen Sui Lan Tanam 40 Pohon di Pantai Piwang Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Penulis: Muzakir Salim  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 16:21:31 WIB
Bupati Natuna Cen Sui Lan menanam 40 pohon di Pantai Piwang dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

NATUNA — Sebanyak 40 batang pohon ditanam dalam kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar Pemkab Natuna, Jumat. Bupati Cen Sui Lan menyebut aksi bersih dan penanaman pohon di Pantai Piwang ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat di daerah perbatasan untuk ikut menjaga lingkungan.

Langkah Kecil yang Dimulai dari Rumah

Bupati Cen Sui Lan mengatakan, perlindungan bumi bisa dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Memilah dan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, serta merawat dan menanam pohon menjadi langkah konkret yang bisa dilakukan siapa saja.

"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas bersama. Semua bisa kita mulai dari rumah dengan kebiasaan kecil, hal ini akan memberi dampak besar bagi bumi," ujar Cen Sui Lan dalam keterangan yang diterima Antara di Natuna.

Ketapang Kencana dan Pinus untuk Penghijauan Jangka Panjang

Kepala DLH Natuna, Ferizaldi, menjelaskan jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan itu adalah ketapang kencana dan pinus. Kedua jenis pohon dipilih karena memiliki fungsi sebagai peneduh sekaligus penghijauan.

"Pohon-pohon ini dapat memberikan manfaat ekologis dan memperindah kawasan tempat penanaman dalam jangka panjang," ujar Ferizaldi.

Sosialisasi ke Pelajar dan Masyarakat Umum

Selain aksi bersih dan penanaman pohon, DLH Natuna juga telah dan akan melaksanakan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga bumi. Kegiatan tersebut menyasar pelajar dan masyarakat umum guna meningkatkan kesadaran serta partisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan hidup berkelanjutan.

Penanaman pohon tidak hanya dilakukan di lokasi utama Pantai Piwang, tetapi juga di sejumlah titik lain di Kabupaten Natuna. Langkah ini diharapkan menciptakan udara yang bersih dan ketersediaan air yang layak bagi seluruh makhluk hidup.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top