BATAM — BP Batam memastikan proses rekonstruksi Jalan Gajah Mada akan berlangsung maksimal sebulan ke depan, dengan catatan kondisi cuaca tidak menghambat. Proyek perbaikan ini digarap setelah ruas jalan tersebut bertahun-tahun menjadi sumber keluhan warga karena kondisinya yang rusak.
Sebelum memulai pekerjaan fisik, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil untuk mengurangi dampak kemacetan dan gangguan aktivitas masyarakat selama proses konstruksi berlangsung.
“Kami mohon maaf ketidaknyamanan sementara ini dan berterima kasih atas pengertian dari masyarakat,” ujar Ariastuty Sirait dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).
BP Batam turut menanggapi insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada hari Senin. Lembaga tersebut langsung menyalurkan bantuan biaya pengobatan serta mengunjungi korban dan keluarganya.
“Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pekerjaan infrastruktur,” pungkas Ariastuty.
Selama masa perbaikan, BP Batam mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu yang terpasang, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Tujuan utama proyek ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” kata Ariastuty.