TANJUNGPINANG — Satlantas Polresta Tanjungpinang kembali menggencarkan program Polantas Karib Police Goes To School. Kali ini, giliran SMK Negeri 3 Tanjungpinang yang menjadi sasaran sosialisasi keselamatan berkendara, Senin pagi.
Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang AKP Dhia Cynthia Siregar menyebut, usia remaja merupakan kelompok dengan mobilitas tinggi di jalan raya. Tanpa pemahaman yang benar, risiko pelanggaran dan fatalitas kecelakaan pada kelompok ini meningkat.
Dalam sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB itu, para siswa diberikan pemahaman praktis soal keselamatan berkendara. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian petugas antara lain:
Lebih dari sekadar penyampaian materi, program ini dirancang untuk membangun komunikasi dua arah antara personel kepolisian dengan generasi muda. Kehadiran polisi di lingkungan sekolah diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk bertanya dan mendapatkan informasi yang benar.
“Edukasi keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar dinilai penting karena usia remaja merupakan salah satu kelompok yang memiliki mobilitas cukup tinggi. Dengan pemahaman yang baik mengenai aturan dan etika berlalu lintas, diharapkan para pelajar mampu melindungi keselamatan dirinya sendiri sekaligus menghormati hak dan keselamatan pengguna jalan lainnya,” terang Dhia.
Ia menambahkan, pihaknya berharap para siswa tidak hanya berhenti pada pemahaman materi. Lebih jauh, mereka diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Satlantas Polresta Tanjungpinang. Dengan menanamkan budaya tertib sejak dini, potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar, diharapkan dapat ditekan.
“Melalui program Police Goes To School, Satlantas Polresta Tanjungpinang akan terus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis kepada generasi muda,” pungkasnya.