KEPULAUAN RIAU — Perombakan besar dilakukan Bhayangkara FC jelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Tak hanya di lini pemain, kursi pelatih kepala pun berganti dari Paul Munster ke Oscar Bruzon Barreras.
Manajemen klub bergerak cepat setelah finis di peringkat kelima klasemen akhir musim lalu. Ambisi untuk bersaing di papan atas musim ini terlihat dari belanja pemain yang cukup agresif di bursa transfer.
Dari total 23 pemain yang sudah dikontrak, Bhayangkara FC menempatkan sembilan di antaranya sebagai pemain asing. Empat nama baru di antaranya adalah Allano Lima (Brasil), Milan Ristovski (Makedonia Utara), Kevin Sibille (Argentina), dan Mauricio Vera (Argentina).
Sementara itu, lini lokal juga diperkuat dua nama anyar. Luke Xavier Keet didatangkan dari klub Yunani, GS Ilioupolis, sedangkan Yano Putra diangkut dari PSBS Biak.
Situasi paling menarik justru berada di bawah mistar gawang. Manajemen memutuskan tak memperpanjang masa bakti Muchamad Aqil Savik, kiper utama musim lalu yang tampil dalam 30 pertandingan dengan catatan sembilan clean sheet.
Keputusan ini cukup mengagetkan publik. Pasalnya, posisi penjaga gawang kini hanya diisi oleh tiga nama lokal: Muhammad Fahri, Sultan Jabbar Hilmansyah, dan Awan Setho Raharjo. Belum ada tanda-tanda manajemen akan menambah kiper asing untuk bersaing memperebutkan tempat utama.
Oscar Bruzon Barreras tak ambil pusing dengan jumlah skuad yang masih kurang dari standar 30 pemain. Pelatih berusia 49 tahun itu justru fokus mematangkan tim melalui pemusatan latihan (TC) di Boyolali.
"Kami bekerja dengan baik dalam pramusim ini. Saya pikir para pemain memahami overload dengan baik. Mereka menyesuaikan diri dengan yang saya perintahkan," kata Bruzon.
Mantan pelatih East Bengal itu menegaskan timnya punya waktu cukup untuk meracik strategi sebelum laga perdana. "Kami punya waktu cukup untuk mengerjakan semua setiap tahapan. Jadi, saya pikir, dari pemain makin mudah dan dari tim pelatih kami memberikan semua yang diperlukan untuk melanjutkan persiapan kami," ujarnya.
Bhayangkara FC akan langsung menghadapi ujian berat di pekan pembuka. Sesuai jadwal yang dirilis regulator kompetisi, I.League, The Guardians dijadwalkan bertemu Persebaya Surabaya pada 5 September.
Laga kontra Bajul Ijo ini akan menjadi tolak ukur awal sejauh mana racikan anyar Bruzon mampu bersaing di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Kiper: Muhammad Fahri, Sultan Jabbar Hilmansyah, Awan Setho Raharjo
Lini Belakang: Kevin Sibille (Argentina), George Brown (Inggris), Nehar Sadiki (Makedonia), Muhammad Ferarri, I Putu Gede Juni Antara, Frengky Missa
Lini Tengah: Mauricio Vera (Argentina), Evandra Florasta, Wahyu Subo Seto, Teuku Muhammad Ichsan, Sani Rizki Fauzi, Moussa Sidibé (Mali), Ginanjar Wahyu Ramadhani, Yano Putra, Moisés Wolschick (Brasil)
Lini Depan: Matias Ocampo (Uruguay), Allano Brendon Lima (Brasil), Luke Keet, Milan Ristovski (Makedonia Utara), Ryan Kurnia