NATUNA — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna mendorong jajaran kepolisian setempat untuk turun tangan menyalurkan bantuan air bersih. Polres Natuna, Polda Kepulauan Riau, mengerahkan mobil tangki untuk mengantarkan 8.000 liter air kepada sekolah dan masyarakat yang membutuhkan.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie menyebut pendistribusian dilakukan di SD Negeri 012 dan permukiman warga di Kecamatan Bunguran Timur. Bantuan ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi, kebersihan, serta aktivitas ibadah para siswa, guru, dan tenaga kependidikan selama berada di lingkungan sekolah.
Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang digagas Satuan Samapta Polres Natuna. Personel yang bertugas mendistribusikan air secara langsung menggunakan mobil tangki milik Polres Natuna ke titik-titik yang mengalami krisis air bersih.
"Selain sekolah, masyarakat umum juga mendapatkan bantuan serupa," kata AKBP Novyan Aries Effendie saat dikonfirmasi di Natuna, Jumat (14/8).
Kapolres menegaskan kehadiran polisi di tengah masyarakat bertujuan membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Menurutnya, kegiatan sosial ini sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Polres Natuna berkomitmen terus memantau kondisi warga di wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar bantuan dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
AKBP Novyan menambahkan, penanganan dampak kekeringan membutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat. Semangat gotong royong dinilai penting untuk mempermudah pendistribusian bantuan hingga ke tangan penerima.
"Melalui kegiatan Jumat Berkah, Satsamapta Polres Natuna berupaya menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial," ujarnya.