Duesenberg SSJ 1935 Milik Clark Gable Menang Best of Show Pebble Beach 2026, Ini Cerita di Baliknya

Penulis: Muzakir Salim  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 19:01:31 WIB
Duesenberg SSJ 1935 milik Clark Gable meraih penghargaan Best of Show pada Pebble Beach Concours d'Elegance ke-75.

KEPULAUAN RIAU — Pebble Beach Concours d'Elegance ke-75 yang berlangsung akhir pekan lalu mencatat sejarah baru. Sebuah 1935 Duesenberg SSJ Special Speedster keluar sebagai pemenang utama, mengalahkan kandidat-kandidat kuat lain dari seluruh dunia. Ini bukan kemenangan biasa—mobil yang dinobatkan sebagai yang terbaik di ajang ini adalah artefak hidup dengan garis keturunan selebritas Hollywood era 1930-an.

Dua Puluh Tahun Perjuangan Kolektor untuk Memboyong Mobil Ini

Harry Yeaggy dari Cincinnati, Ohio, adalah pemiliknya sekarang. Ia membeli mobil ini tiga tahun lalu, tapi ceritanya jauh lebih panjang dari itu. "Saya sudah berusaha membeli mobil ini selama 40 tahun," kata Yeaggy kepada Car and Driver dari area penghargaan. "Tapi saya baru mendapatkannya secara fisik tiga tahun lalu."

Sebelum dimiliki Yeaggy, mobil ini menghabiskan lebih dari enam dekade dalam genggaman satu keluarga. Kombinasi jarang berpindah tangan dan kondisi orisinal inilah yang membuatnya begitu berharga di mata kolektor dan juri.

Satu dari Dua SSJ yang Pernah Ada: Clark Gable dan Gary Cooper

Duesenberg SSJ adalah versi paling ekstrem dari mobil yang sudah ekstrem. Hanya dua unit yang pernah dibuat, keduanya dengan sasis pendek dan supercharger. Unit pertama dimiliki Clark Gable, sementara unit kedua jatuh ke tangan Gary Cooper—dua nama terbesar di layar perak kala itu. Brett Berk, kontributor Car and Driver yang pernah mengendarai unit milik Cooper, ikut mengonfirmasi kelangkaan dan karakter mobil ini.

Dengan slogan "The Mightiest Motorcar", Duesenberg memang tidak main-main. Ken Gross, kurator dan juri concours yang berkecimpung di dunia mobil klasik selama puluhan tahun, menyebut SSJ ini sebagai "Duesenberg terhebat yang pernah ada".

Mengapa Juri Memilih Mobil Ini di Usia ke-75 Pebble Beach

Pilihan juri tahun ini sebenarnya tidak mengejutkan—Pebble Beach memang sejak lama menjadi panggung bagi mobil-mobil klasik era antarperang. "Mobil ini punya semua elemen yang dibutuhkan untuk menang di Pebble Beach. Mobil yang luar biasa," kata Gross.

Namun Gross juga melihat angin perubahan. Ia mengaku senang ketika beberapa tahun lalu mobil era pasca-perang sempat menang, dan memprediksi tren itu akan kembali. "Untuk sekarang, tradisi ini bertahan. Setidaknya untuk sementara waktu," ujarnya.

Diamond Jubilee: Koleksi Terbaik dalam 36 Tahun Terakhir

Penyelenggaraan ke-75 ini sekaligus menjadi perayaan Diamond Jubilee. Dan menurut Gross, ini bukan seremoni biasa. "Saya jujur berpikir ini adalah kumpulan mobil terbaik yang pernah kami miliki dalam 36 tahun saya bersama Concours," katanya. "Perayaan ulang tahun ke-75 yang layak."

Bagi penggemar otomotif di Indonesia, kemenangan ini mungkin terasa jauh dari keseharian—kita lebih akrab dengan harga mobil LCGC atau skuter matik. Tapi memahami mengapa mobil berusia nyaris seabad ini dihargai hingga miliaran rupiah membantu kita melihat bahwa nilai sebuah kendaraan tidak selalu diukur dari fitur layar atau jumlah airbag.

Yang Perlu Diperhatikan: Tradisi vs Perubahan di Ajang Bergengsi

Kemenangan Duesenberg SSJ ini menegaskan bahwa Pebble Beach masih setia pada akarnya: mobil-mobil klasik era 1920-an hingga 1930-an adalah raja. Namun komentar Gross soal kemungkinan pemenang era pasca-perang di masa depan adalah sinyal bahwa selera kolektor kelas atas mulai bergeser.

Bagi kolektor Indonesia yang mungkin sedang mempertimbangkan membeli mobil klasik sebagai investasi, pelajaran dari Pebble Beach 2026 cukup jelas: keaslian, riwayat kepemilikan yang jelas, dan koneksi historis dengan tokoh terkenal adalah tiga faktor yang paling menentukan nilai jual kembali. Duesenberg SSJ ini punya ketiganya sekaligus—dan itu yang membuatnya layak menyandang gelar paling bergengsi di dunia otomotif klasik.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top