BATAM — Batam International Football Series 2026 akan menghadirkan laga istimewa antara Timnas Indonesia Legend melawan BP Batam Legend. Skuad tim tamu diisi nama-nama besar sepak bola nasional era 1980-an hingga 2000-an, seperti Rully Nere, Rahmad Darmawan, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.
Di kubu tuan rumah, Kepala BP Batam Amsakar Achmad akan turun langsung bersama Fary Djemy Francis dan Denny Tondano. Pertandingan Fun Game ini dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026.
Misi Menginspirasi Generasi Muda Kepri
Amsakar mengatakan, kehadiran para legenda bukan sekadar ajang nostalgia. Ia berharap momen ini mampu memantik semangat anak-anak dan generasi muda Kepulauan Riau untuk serius menekuni sepak bola.
“Semoga kehadiran para legenda Timnas di Batam menjadi inspirasi,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).
Menurut Amsakar, pembinaan usia dini atau grassroots adalah kunci utama dalam menjaring talenta sepak bola daerah. Ia menilai mental bertanding dan karakter pemain dibentuk sejak usia muda.
“Grassroots adalah fondasi. Dari sana kita membangun mental bertanding, karakter dan talenta,” tambahnya.
Tiga Elemen Sepak Bola dalam Satu Festival
Ketua Dewan Pembina Panitia Batam Grassroots Festival, Fary Djemy Francis, menjelaskan bahwa festival ini mengintegrasikan tiga elemen penting dalam ekosistem sepak bola.
“Legenda hadir untuk memberi inspirasi, grassroots menjadi fondasi regenerasi, dan pertandingan internasional menjadi jembatan,” kata Fary.
Jembatan yang dimaksud adalah International Trofeo yang mempertemukan empat tim sekaligus. Mereka adalah Geylang International FC, Indera FC, Garudayaksa FC, dan Batam Premier FC.
Sambutan Positif Legenda Era 1980-an
Rully Nere, legenda Timnas Indonesia era 1980-an, menyambut baik gelaran ini. Ia menilai festival bertaraf internasional seperti ini menjadi panggung penting bagi pesepak bola muda Batam untuk menunjukkan kemampuan.
“Festival seperti ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung,” pungkas Rully.