CKG di Tengah Perayaan HUT RI di Natuna: 30 dari 67 Warga Terdeteksi Hipertensi

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:44:31 WIB
dari 67 warga terdeteksi hipertensi dalam layanan Cek Kesehatan Gratis di Pantai Piwang, Natuna, pada perayaan HUT ke-81 RI.

NATUNA — Di tengah riuhnya lomba dan permainan rakyat di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, meja pemeriksaan kesehatan justru menjadi salah satu titik paling ramai dikunjungi. Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dihadirkan Pemkab Natuna pada perayaan HUT ke-81 RI itu berhasil menjaring puluhan warga yang awalnya hanya datang untuk bersenang-senang.

Hasilnya di luar dugaan. Kepala Puskesmas Ranai, Nazri, mencatat dari 67 orang yang memeriksakan diri, hampir separuhnya—tepatnya 30 orang—mengalami hipertensi. Lima orang lainnya memiliki kadar gula darah tinggi, sementara sisanya dalam kondisi normal.

Pemeriksaan di Tengah Keramaian Lebih Efektif daripada di Puskesmas

Strategi menjemput bola ini dipilih karena minat warga datang ke fasilitas kesehatan masih rendah. Kepala Puskesmas Ranai mengakui, dalam sepekan, layanan CKG di puskesmas yang berada di ibu kota kabupaten itu hanya dikunjungi belasan orang. Angka itu jauh lebih kecil dibandingkan saat tim kesehatan turun ke lapangan seperti di Pantai Piwang.

Lina (35) adalah salah satu contohnya. Ia datang ke Pantai Piwang untuk menonton permainan rakyat, bukan untuk berobat. Setelah melihat tenda pemeriksaan, ia memutuskan ikut mengantre. Hasilnya mengejutkan: tekanan darahnya berada di atas batas normal, padahal ia tidak merasakan keluhan apa pun.

"Kalau sudah tahu begini, ke depan harus direm sedikit makannya. Saya memang suka makanan gurih, dan sedikit asin, serta makanan berlemak," kata Lina.

Deteksi Dini untuk Menekan Beban Biaya Kesehatan

Program CKG yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini berangkat dari asumsi sederhana: tubuh yang sehat membuat seseorang lebih produktif dan mengurangi beban biaya pengobatan di kemudian hari. Dengan mengenali faktor risiko lebih awal, warga bisa mengubah pola makan dan gaya hidup sebelum penyakit berkembang parah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan strategi pemeriksaan di ruang terbuka seperti Pantai Piwang diterapkan untuk menjangkau warga di ibu kota kabupaten. Sementara untuk pulau-pulau penyangga dan terdepan, Pemkab Natuna menghadirkan dokter spesialis jantung, penyakit dalam, bedah, serta obstetri dan ginekologi (obgyn) ke sejumlah pulau.

Dokter Spesialis Dikirim ke Pulau-Pulau Terdepan

Layanan dokter spesialis itu, misalnya, berlangsung di Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, pada 16 Juli 2026. Dengan begitu, warga di pulau penyangga tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat kabupaten untuk memperoleh pemeriksaan lanjutan.

Bagi Natuna yang wilayahnya tersebar di gugusan pulau, kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat adalah kunci. Menunggu warga datang ke puskesmas atau rumah sakit terbukti tidak efektif. Justru dengan mendekatkan layanan ke keramaian—baik di acara HUT RI maupun dengan mengirim dokter spesialis ke pulau-pulau—masyarakat perbatasan mulai sadar bahwa memeriksa kesehatan tidak harus menunggu sakit.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top