Karhutla di Lingga Hanguskan 12 Hektare Lahan Gambut, 8 Hektare Berhasil Dipadamkan

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Senin, 14 September 2026 | 05:56:01 WIB
Tim gabungan memadamkan titik api pada lahan gambut seluas 12 hektare di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Tim gabungan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas 12 hektare di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, sejak Sabtu (12/9). Dari luas tersebut, sekitar delapan hektare sudah dipadamkan dan masuk tahap pendinginan. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material masih didata.

LINGGA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, belum sepenuhnya padam hingga Minggu. Tim gabungan dari Polres Lingga, TNI, BPBD, dan Damkar masih melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi lahan bekas sawah masyarakat tersebut.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menyatakan pemadaman sudah dimulai sejak Sabtu siang hingga malam. Namun upaya itu sempat dihentikan sementara karena peralatan mengalami kerusakan, lalu dilanjutkan kembali pada Minggu pagi.

Delapan Hektare Sudah Dipadamkan, Empat Hektare Masih Ditangani

Polres Lingga mencatat luas lahan yang terbakar sejak Sabtu siang hingga malam mencapai sekitar 12 hektare. Dari jumlah itu, sekitar delapan hektare berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan.

"Memasuki hari kedua, tim gabungan terus berjibaku memadamkan titik api yang berada di kawasan lahan bekas sawah masyarakat," kata Pahala saat dikonfirmasi dari Natuna, Minggu.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam pendataan petugas.

Tanah Gambut dan Rawa Kering Perkeruh Proses Pemadaman

Pahala menjelaskan kondisi lahan yang didominasi tanah gambut dan rawa kering membuat api sulit dipadamkan. Pepohonan besar yang telah lapuk turut menambah beban kerja petugas di lapangan.

Kendala lain yang dihadapi tim gabungan meliputi keterbatasan sumber air, cuaca panas, angin kencang, serta titik api yang tersebar. Peralatan berupa selang dan mesin pompa juga terbatas.

"Kami terus mengedepankan sinergi dan langkah cepat bersama TNI, BPBD, Damkar serta masyarakat dalam penanganan kebakaran lahan ini," ujar Pahala.

Warga Bantu Buka Akses, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Polres Lingga mengapresiasi keterlibatan warga yang membantu petugas membuka akses menuju lokasi dan mendukung pemadaman secara manual. Koordinasi dengan pemerintah desa setempat juga dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.

Selain memadamkan sisa titik api, polisi mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Pemantauan terhadap kawasan yang berpotensi terbakar terus dilakukan.

"Upaya pemadaman dan pendinginan akan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel di lapangan," kata Pahala.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top