TANJUNGPINANG — Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan bahwa peringatan Hari Marwah ke-24 bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebutnya sebagai momentum sakral untuk mengenang sejarah panjang berdirinya Provinsi Kepri yang penuh pengorbanan para tokoh pejuang.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para pejuang BP3KR yang telah mencurahkan tenaga demi berdirinya Kepri tercinta ini,” ujar Nyanyang di Gedung Juang, Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026).
Semangat Persatuan untuk Percepatan Pembangunan
Nyanyang berharap, generasi muda terus memupuk semangat persatuan yang diwariskan para pendiri daerah. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan itu harus menjadi fondasi untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor di Kepri.
“Seluruh tokoh bersatu mewujudkan provinsi ini. Hari ini kita menikmati hasilnya bersama. Mari terus membangun Kepri dengan persatuan,” kata Ketua Yayasan BP3KR, Dato’ Huzrin Hood, dalam kesempatan yang sama.
Yayasan BP3KR Rencanakan Pembukuan Sejarah Perjuangan
Menariknya, di usia peringatan yang ke-24 ini, Yayasan BP3KR berencana membukukan sejarah perjuangan pendirian Provinsi Kepri. Rencana tersebut akan melibatkan tim ahli dan akademisi Kepri untuk memastikan akurasi data dan narasi sejarah.
Sejumlah tokoh turut hadir memeriahkan acara, termasuk Gubernur Kepri periode 2016-2019 Nurdin Basirun, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, dan anggota DPRD Kepri Bobby Jayanto. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa semangat perjuangan BP3KR masih hidup di kalangan generasi penerus.
Apa Itu Hari Marwah dan BP3KR?
Hari Marwah merupakan peringatan tahunan yang digelar untuk mengenang perjuangan Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR). Organisasi inilah yang menjadi motor utama pemekaran Provinsi Kepri dari Provinsi Riau pada tahun 2002 lalu.
Hingga kini, semangat persatuan yang diwariskan para pejuang BP3KR terus digaungkan untuk menjaga keutuhan dan mendorong kemajuan daerah. Peringatan ke-24 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Kepri tak lepas dari pengorbanan para pendahulu.