BINTAN — Angka pengangguran terbuka di Bintan yang berhasil ditekan dari 8,62 persen pada 2021 menjadi 4,53 persen di 2025 menjadi modal optimisme pemerintah daerah. Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa tenaga kerja lokal memiliki potensi dan daya saing yang setara.
Job Fair 2026 akan dipusatkan di Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang. Sebanyak 11 perusahaan besar dari berbagai sektor berpartisipasi dalam bursa kerja ini.
Fasilitas Lengkap untuk Pencari Kerja
Bupati Roby menjelaskan bahwa acara ini tidak sekadar membuka lowongan. Pihaknya menyediakan layanan konseling karier, walk-in interview, bimbingan jabatan, hingga unit layanan disabilitas.
"Kami juga menghadirkan unit pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan," kata Roby, Sabtu.
Prioritas Pembangunan SDM Berbasis Budaya Melayu
Job Fair ini merupakan bagian dari misi pertama pembangunan daerah, yakni "Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Sejahtera Berlandaskan Nilai Religius serta Budaya Melayu". Menurut Roby, penciptaan lapangan kerja harus diimbangi dengan peningkatan kualitas tenaga kerja.
Pemkab Bintan melakukan edukasi, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor termasuk pelatihan. Langkah ini dinilai konkret karena berhasil menekan angka pengangguran dalam lima tahun terakhir.
Imbauan bagi Calon Pelamar
Roby mengajak putra-putri daerah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Ia meminta calon pelamar menyimak formasi yang dibutuhkan dan menyesuaikan dengan kemampuan.
"Semuanya persiapkan diri, minta doa keluarga, ayo datang ke Job Fair Bintan 2026," ucap Roby.
Ia juga mengapresiasi perusahaan yang turut membuka kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk memulai karier.