Sejumlah peserta hackathon yang mengikuti OpenAI Codex Track mengeluhkan masalah teknis saat mencoba menukarkan voucher akses yang dijanjikan. Keluhan ini muncul di forum diskusi publik, di mana seorang peserta mengaku bingung karena kode untuk Codex — model AI coding dari OpenAI — tidak memiliki kolom aktivasi yang jelas. "The codex key has nowhere to enter," tulisnya, menambahkan bahwa voucher untuk Modal baru berhasil diaktivasi pada percobaan kedua setelah sempat ditolak sistem.
Voucher Codex Tak Punya Pintu Masuk, Peserta Frustrasi
Dalam unggahan yang menyertakan tag akun tim penyelenggara, peserta tersebut mempertanyakan apakah OpenAI mengharapkan mereka menggunakan token pribadi untuk tantangan yang justru disponsori oleh OpenAI sendiri. "Model voucher access denied. So what? OpenAI wait ourselves own token usage for that challenge?" tulisnya.
Peserta lain ikut mengonfirmasi bahwa tautan aktivasi Codex yang diterima tidak mengarah ke halaman redeem mana pun. Situasi ini kontras dengan janji hadiah yang tertera di halaman resmi tantangan: $10.000 tunai plus langganan ChatGPT Pro untuk tiga pemenang, dengan Codex sendiri yang bertindak sebagai juri.
Mekanisme Lomba: Codex Jadi Juri dan Alat Utama
OpenAI Codex Track mensyaratkan peserta membangun aplikasi (Space) menggunakan Codex sebagai agen coding utama. Kode harus diunggah ke repositori GitHub publik dengan komit yang diatribusikan ke Codex, lalu tautan repositori dicantumkan di README proyek. "That's it — you're in," demikian bunyi ketentuan lomba.
Namun, tanpa akses Codex yang bisa digunakan, peserta harus menebak-nebak cara memulai. Beberapa menduga voucher mungkin dikirimkan secara terpisah atau perlu dikaitkan ke akun tertentu yang tidak dijelaskan dalam dokumen panduan.
Modal Berhasil, Codex Masih Misteri
Untuk platform Modal, masalah aktivasi akhirnya teratasi setelah peserta mencoba ulang dan mendapat konfirmasi penerimaan voucher. "They accepted the voucher add confirmation on second try, so thanks for that," tulisnya. Sayangnya, keberuntungan serupa belum berpihak pada pengguna Codex.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari OpenAI atau tim penyelenggara hackathon mengenai kendala aktivasi voucher ini. Akun @hannah, @hmb, @freddyaboulton, @Pete, @akhaliq, dan @ysharma yang ditandai dalam unggahan tersebut belum memberikan klarifikasi publik.
Dampak ke Peserta Indonesia: Risiko Kehilangan Kesempatan
Bagi peserta dari Indonesia, masalah aktivasi ini bukan sekadar gangguan teknis. Dengan nilai total hadiah $10.000 — setara sekitar Rp160 juta — dan akses ke model AI canggih, kegagalan sistem redeem bisa berarti kehilangan kesempatan bersaing secara setara. Belum lagi waktu dan sumber daya yang sudah diinvestasikan untuk mengikuti tantangan.
Kasus ini juga menyoroti celah dalam distribusi hadiah untuk kompetisi AI global: ketika infrastruktur aktivasi tidak berfungsi, peserta dari luar AS dan Eropa kerap menjadi pihak yang paling dirugikan karena minimnya saluran dukungan langsung.