BATAM — PT Air Batam Hilir (ABH) tengah bersiap menangani kebocoran pipa distribusi di Simpang Kepri Mall yang kembali terjadi pada Rabu (10/6/2026). Lokasi kejadian merupakan titik yang sama dengan perbaikan yang baru rampung dua hari sebelumnya, Senin (8/6/2026).
Dalam keterangan resminya, Rabu (10/6/2026), pihak ABH menjelaskan bahwa hasil evaluasi lapangan menunjukkan kondisi tanah di sekitar area pipa masih lembek dan labil. Kondisi ini menyebabkan pergeseran tanah yang memengaruhi posisi pipa serta thrust block atau penahan pipa.
Mengapa Kebocoran Terjadi di Titik yang Sama?
"Akibat pergeseran tanah tersebut, sambungan pipa bergeser dan terjadi kebocoran kembali," tulis manajemen ABH dalam pernyataan yang diterima redaksi. Saat ini tim teknis perusahaan tengah mengkaji dan menyiapkan metode perbaikan agar pekerjaan lebih cepat, efektif, dan menghasilkan perbaikan yang optimal serta berkelanjutan.
ABH memastikan seluruh tahapan pekerjaan akan memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) demi keselamatan petugas di lapangan.
Imbauan bagi Pelanggan Terdampak
Sebagai langkah antisipasi, pelanggan diimbau untuk menampung air secukupnya selama proses persiapan dan pekerjaan berlangsung. Hal ini dilakukan agar kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari tetap terpenuhi.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. "Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini," tulis ABH dalam pernyataannya. Mereka berkomitmen memberikan informasi perkembangan pekerjaan secara berkala hingga penanganan selesai.
Kasus kebocoran berulang ini menjadi perhatian warga Batam yang kerap mengalami gangguan pasokan air bersih. Sejumlah pelanggan di sekitar Simpang Kepri Mall mengeluhkan ketidakpastian jadwal perbaikan dan durasi pemadaman yang tidak jarang berlangsung lebih lama dari perkiraan.