TANJUNGPINANG — Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan para juara O2SN dan GSI akan menjalani pemusatan latihan sebelum bertolak ke tingkat provinsi. Mereka adalah atlet terbaik dari jenjang SD dan SMP yang berhasil lolos dari babak penyisihan di empat kecamatan.
Lima Cabang Olahraga Dipertandingkan di Tingkat SD dan SMP
Pada O2SN jenjang SD, lima cabang dipertandingkan: bulu tangkis, atletik, renang, pencak silat, dan senam. Sementara untuk jenjang SMP, panjat tebing masuk sebagai cabang tambahan selain empat cabang yang sama dengan SD.
GSI jenjang SMP hanya mempertandingkan sepak bola. Kecamatan Tanjungpinang Timur keluar sebagai juara pertama, disusul Tanjungpinang Barat di posisi kedua, Bukit Bestari ketiga, dan Tanjungpinang Kota di urutan keempat.
Wakil Wali Kota: Bukan Sekadar Juara, Tapi Pembentukan Karakter
Raja Ariza menekankan bahwa O2SN dan GSI bukan ajang kompetisi semata. “Jaga kesehatan, tingkatkan latihan, dan tunjukkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama kota yang kita cintai ini,” ujarnya dalam sambutan penutupan.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik. Pelajar dilatih menjunjung sportivitas, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Pemko Tanjungpinang berkomitmen terus mendukung pengembangan potensi peserta didik, baik akademik maupun nonakademik, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Apresiasi untuk Panitia dan Pelatih
Raja Ariza menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan juri, wasit, guru pendamping, pelatih, dan kepala sekolah yang telah menyukseskan penyelenggaraan O2SN dan GSI tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2026. Usai acara, ia menyerahkan medali dan sertifikat kepada para juara.
Seluruh atlet terbaik yang terpilih selanjutnya akan mengikuti seleksi dan pembinaan lebih lanjut sebelum mewakili Tanjungpinang di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Jadwal pelaksanaan ajang provinsi belum diumumkan secara resmi oleh Dinas Pendidikan setempat.