TANJUNGPINANG — Keputusan ini tertuang dalam surat edaran resmi yang diterbitkan Disdik Tanjungpinang. Kepala Disdik Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, mengatakan perpanjangan libur dilakukan untuk menyelaraskan jadwal dengan satuan pendidikan SMA/SMK dan sederajat tingkat Provinsi Kepri.
"Kami menyesuaikan dengan pemerintah provinsi supaya siswa TK, SD, SMP hingga SMA masuk sekolah pada hari yang sama," ujar Teguh di Tanjungpinang, Kamis.
Pergeseran hari pertama masuk sekolah otomatis mengubah jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Untuk jenjang PAUD dan SD, MPLS digelar pada 20 hingga 25 Juli 2026.
Sementara itu, MPLS untuk jenjang SMP diundur ke tanggal 20 hingga 24 Juli 2026. Disdik meminta seluruh satuan pendidikan segera menyesuaikan agenda internal mereka berdasarkan perubahan ini.
Di tengah perubahan jadwal, Disdik Tanjungpinang juga mengimbau para orang tua untuk mengantar langsung anaknya di hari pertama sekolah. Teguh menekankan bahwa kehadiran orang tua, khususnya ayah, bukan sekadar urusan antar-jemput.
"Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah bukan hanya sekadar mengantar anak, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral dan perhatian yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter serta motivasi belajar anak," kata Teguh.
Ia berharap pergeseran hari masuk sekolah ini dapat dimaksimalkan oleh orang tua untuk memberikan dukungan psikologis, terutama bagi anak-anak yang baru pertama kali memasuki lingkungan sekolah.